S2 Kebidanan UNISA Yogyakarta Sukses Gelar International Conference

Program Studi S2 Kebidanan UNISA Yogyakarta menggelar International Conference sebagai bagian dari International Practice Project (IPP) dengan menggandeng institusi luar negeri pada Sabtu-Minggu (27-28/2/2021). - Ist/Unisa
02 Maret 2021 09:57 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Program Studi S2 Kebidanan UNISA Yogyakarta menggelar International Conference sebagai bagian dari International Practice Project (IPP) dengan menggandeng institusi luar negeri pada Sabtu-Minggu (27-28/2/2021).

Ketua Program Studi Kebidanan S2, Andari Wuri Astuti., S.SiT., MPH., Ph.D, menjelaskan bahwa International Practice Project (IPP), merupakan mata kuliah dengan memberikan pengalaman belajar di institusi luar negeri untuk melakukan kegiatan tridarma perguruan tinggi pada level internasional.

Namun demikian melihat pada situasi pandemi Covid 19 ini, maka tidak dimungkinkan kepada mahasiswa untuk bisa melakukan kegiatan belajar di institusi luar negeri. Sehingga pengelola membuat model baru IPP melalui virtual learning dengan bekerjasama dengan institusi di luar negeri.

Dalam sambutannya, Andari menyampaikan bahwa International Conference yang mengusung tema ‘Continuing Profesional Development of Midwifes during Covid 19 Pandemic and beyond’ ini menggandeng pembicara dan pakar untuk berdiskusi tentang topik yang terkait berasal dari beberapa negara antara lain Southern Cross University Australia, Universitas Gajah Mada Indonesia, La Trobe University Australia, Universitas Brunai Darusalam, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Indonesia, Mahidol University Thailand, Artevelde University College Belgium, Leeds University United Kingdom, Nagasaki University Japan dan TIHTC Taiwan.

"’Perngharagan kepada semua pembicara yang sudah berkontribusi pada International Conference kali ini’’, jelas Andari dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (2/3/2021). 

Sementara itu dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa Yogyakarta, M.Ali Imron. MFis menyampaikan apresiasinya bahwa International Conference ini adalah bukti adanya hal besar, ide yang relevan untuk membuat sebuah alternatif untuk memberikan jawaban dari ilmu pengetahuan profesi dalam ilmu kebidanan dan untuk memberikan wawasan tentang apa peran profesi kebidanan selama dan setelah pandemi.

Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan mahasiswa mempunyai pengalaman internasionalisasi pada tridarma perguruan tinggi untuk memberikan paparan terkait dengan pelayanan dan pendidikan kebidanan, publikasi ilmiah melalui international conference dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui media teleconference.

Kegiatan ini terdiri dari dua agenda utama yaitu sesi panel pemaparan narasumber dan oral presentation yang diikuti 95 peserta dari seluruh Indonesia. (ADV)