Vaksinasi Tingkatkan Jumlah Pengunjung di Malioboro dan Sekitarnya

Vaksinasi massal di Pasar Beringharjo, Senin (1/3/2021)-Harian Jogja - Gigih M Hanafi
11 Maret 2021 17:47 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kawasan Malioboro ramai pada libur Isra Mikraj, Kamis (11/3/2021). Meski demikian, pengunjung tidak sampai saling berdesakan dan masih bisa menjaga jarak satu sama lain.

Vaksinasi massal kepada pelaku ekonomi di Malioboro, Tugu, dan Alun-Alun Utara pada awal Maret 2021 dianggap mendongkrak jumlah kunjungan.

BACA JUGA: Wisatawan di Jogja yang Tak Tunjukkan Hasil Negatif Antigen Diminta Pulang

“Mungkin selain setelah divaksin, juga ngepasi ada libur. Tadi malam sudah mulai ramai. Mungkin weekend pasti ramai kalau tidak hujan,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Ekwanto.

Pada akhir pekan sebelum vaksinasi, jumah pengunjung di angka seribuan. Namun Rabu (10/3/2021) malam, pengunjung tercatat sejumlah 1.106 orang. Ekwanto menilai peningkatan ini adalag dampak dari pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa 19.000 pedagang di Malioboro dan sekitarnya telah divaksin.

Pemilik kedai kopi di kawasan Kraton dan Alun-Alun Utara, Dinta Yuliant Sukma, mengatakan selama sepekan terakhir, sejak adanya vaksinasi, kunjungan wisatawan meningkat.

BACA JUGA: Satgas Pastikan Tidak Ada Vaksin Covid Palsu di Indonesia

“Walau belum pulih normal 100 persen karena masih adanya pembatasan. Semoga tren positif akan terus berlangsung mengingat sebulan lagi sudah memasuki bulan puasa, sehingga tahun ini bisa merasakan lebaran yang sesungguhnya,” kata Dinta.

Pada awal-awal pandemi Covid-19, kedai Dinta hanya terisi 30 persen. Keadaan lebih parah saat ada kebijakan PTKM. Warung yang terisi hanya 10 persen, bahkan kadang tidak ada pengunjung sama sekali.