Bareskrim Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla
Bareskrim Polri merekomendasikan pencabutan izin 23 korporasi terkait karhutla berdasarkan sejumlah indikator, termasuk kebakaran berulang dan luas lahan terbak
Kebun Binatang Gembira Loka, Kota Jogja/Antara
Harianjogja.com, JOGJA - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jogja yang melakukan patroli di sejumlah objek wisata masih menemukan beberapa rombongan wisatawan dari luar daerah yang tidak dapat menunjukkan identitas kesehatan, seperti hasil negatif PCR atau rapid test antigen atau hasil pemeriksaan GeNose.
"Pada hari ini, kami melakukan patroli di Taman Sari dan GL Zoo. Di kedua objek wisata tersebut, masih ada beberapa rombongan wisatawan yang tidak bisa menunjukkan hasil negatif rapid antigen," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jogja Agus Winarto, Kamis (11/3/2021).
BACA JUGA: Mantan Direktur BKK Tempuran Didakwa Korupsi Rp152 Juta
Menurut Agus, petugas patroli di Taman Sari melakukan pemeriksaan acak kepada lima rombongan wisatawan dari luar daerah seperti dari Cilacap, Salatiga, Pasuruan, Purbalingga, dan Magelang.
Dari lima rombongan wisatawan tersebut, hanya rombongan dari Pasuruan yang bisa menunjukkan identitas kesehatan mereka berupa hasil negatif rapid test antigen. "Empat rombongan lain kemudian diminta untuk meninggalkan lokasi wisata dan kembali ke daerah asal," katanya.
Sementara itu di GL Zoo, dilakukan pemeriksaan acak kepada tujuh rombongan wisatawan dari Semarang, Surabaya, Boyolali, Sidoharjo, Magelang, dan Klaten. Seluruhnya tidak bisa menunjukkan identitas kesehatan sehingga disarankan kembali ke daerah asal.
Pengecekan acak terhadap identitas kesehatan wisatawan akan dilakukan hingga akhir pekan sebagai upaya untuk memastikan agar wisatawan yang datang ke Jogja dalam kondisi sehat.
"Kami imbau kepada seluruh wisatawan yang datang ke Jogja untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan yang tidak kalah penting membawa identitas kesehatan. Bisa dari hasil swab PCR, rapid antigen atau GeNose. Tujuannya untuk kenyamanan dan keselamatan diri sendiri serta orang lain," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cagar Budaya Ekwanto mengatakan pada libur Isra Miraj terjadi kenaikan jumlah pengunjung di kawasan Malioboro namun belum signifikan.
BACA JUGA: 27 Orang Meninggal akibat Bus Masuk Jurang di Sumedang
"Tidak ada penanganan khusus. Namun kami akan melakukan antisipasi terhadap potensi munculnya kerumunan," katanya.
Oleh karenanya, UPT Cagar Budaya melakukan koordinasi dengan Satpol PP Kota Yogyakarta meskipun dalam ketugasan rutin juga selalu dilakukan bersama-sama dengan tim pengamanan di Malioboro, Jogoboro, didukung TNI, kepolisian, serta Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.
Saat libur Isra Miraj hingga Nyepi, kapasitas zona di Malioboro pun diturunkan dari semula 500 orang per zona menjadi 400 orang per zona dalam sekali waktu sebagai bentuk antisipasi kerumunan.
"Kami hindari betul munculnya kerumunan karena bisa meningkatkan potensi penularan Covid-19. Meski untuk melakukannya merupakan tugas berat karena keterbatasan petugas," katanya.
Pengecekan identitas kesehatan kepada wisatawan masih dilakukan secara acak dan pada Sabtu (13/3/2021) akan dilakukan pemeriksaan acak GeNose untuk 200 pengunjung Malioboro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim Polri merekomendasikan pencabutan izin 23 korporasi terkait karhutla berdasarkan sejumlah indikator, termasuk kebakaran berulang dan luas lahan terbak
Astra Motor Yogyakarta membagikan lima tips aman berkendara sepeda motor saat hujan, mulai dari memeriksa kendaraan hingga menjaga jarak dan menghindari manuver
Meta menguji Threads Friends yang memungkinkan pengguna membagikan postingan kepada maksimal 50 teman. Fitur ini masih terbatas di tiga negara.
Dukcapil Gunungkidul menyiapkan layanan jemput bola perekaman KTP-el pada akhir pekan untuk mengejar target nasional dan menjangkau 2.964 penduduk yang belum me
Survei Wellcome Global Monitor 2026 menempatkan Spanyol sebagai negara paling percaya sains. Indonesia berada di peringkat ke-89 dari 140 negara.
KLH menggandeng Muhammadiyah memperkuat gerakan tobat ekologis, mulai dari pengelolaan sampah, perubahan perilaku hingga pemulihan ekosistem.