Uji Coba Kelok 23 Selesai, Jalan Kretek-Girijati Ditutup Sementara
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemangkasan belanja daerah berdampak langsung pada skema pengembangan aparatur sipil negara (ASN) di Bantul, seusai Pemerintah Kabupaten Bantul memutuskan tidak mengalokasikan anggaran beasiswa ASN pada 2026 sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Triyanto, menyatakan program beasiswa ASN tahun ini tidak tersedia. “Untuk beasiswa ASN tahun ini memang tidak ada. Salah satu faktornya efisiensi anggaran,” ujarnya, Kamis (21/1/2026).
Meski skema beasiswa dihentikan, Pemkab Bantul memastikan pengembangan kompetensi ASN tetap berjalan melalui jalur lain. Pemerintah daerah masih menganggarkan peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan, uji kompetensi, serta kerja sama dengan pihak luar, termasuk donor.
“Pengembangan potensi tidak harus melalui sekolah formal. Pelatihan-pelatihan tetap kami anggarkan,” kata Triyanto.
Ia menambahkan, pemetaan kebutuhan kompetensi ASN terus dilakukan untuk menentukan bidang-bidang yang paling mendesak. Penyesuaian anggaran disusun berdasarkan prioritas kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah.
“Tahun lalu memang ada anggaran beasiswa ASN besarannya saya lupa, dianggarkan pada APBD perubahan. Namun saya lupa besarannya,” jelas dia.
Kepala BKPSDM Bantul Reni Mariastuti mendorong ASN tidak hanya bergantung pada beasiswa daerah untuk meningkatkan kompetensi. “ASN bisa mencari alternatif lain, baik pendidikan lanjutan maupun pelatihan,” ujarnya.
Sebagai penguatan, BKPSDM Bantul mengembangkan Bantul Corporate University sebagai wadah pembelajaran terintegrasi berbasis daring. Platform ini telah diluncurkan dan mulai berjalan tahun ini, dilengkapi Learning Management System (LMS) dan Knowledge Management System (KMS). ASN dapat belajar mandiri, mengikuti post-test, dan memperoleh sertifikat.
“Sertifikat itu akan terintegrasi dengan data kompetensi ASN dan berpengaruh pada manajemen talenta, termasuk penilaian kualifikasi, kompetensi, potensi, kinerja, dan integritas,” jelas Reni, yang menyebut sistem ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pengembangan ASN Bantul di tengah keterbatasan anggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.