Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Sejumlah ASN mengantre dalam vaksinasi masal di SCH pada hari ketiga, Rabu (10/3). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, SLEMAN-Vaksinasi masal di Sleman City Hall (SCH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) telah selesai sampai pada hari ketiga, Rabu (10/3/2021). Total selama tiga hari pelaksanaan vaksinasi masal ini, sekitar 3.000 ASN Sleman yang merupakan bagian dari tenaga pelayanan publik telah divaksinasi.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, menuturkan pada hari ketiga ini, sekitar 1.200 ASN mengikuti vaksinasi masal di SCH. “Pada hari pertama ada sekitar 750 ASN, lalu hari kedua diikuti 1.000 ASN, totalnya sekitar 3.000 ASN,” ujarnya.
Vaksinasi masal dibagi dalam tiga sesi, yakni sesi pertama pukul 09.00 WIB-10.00 WIB, sesi kedua pukul 10.30 WIB-11.30 WIB dan sesi ketiga pukul 12.30 WIB-13.30 WIB. Tiap-tiap Organisasi perangkat Daerah (OPD) telah mendapatkan jadwal hari dan sesi vaksinasinya masing-masing.
Pada hari terakhir ini, sejumlah OPD yang mengikuti vaksinasi diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perpustakaan, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas pertanian, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, Inspektorat, Satpol PP, Setda, Dinas Koperasi dan UKM, Kantor Pos, PLN dan PDAM.
Seperti halnya pelaksanaan vaksinasi masal hari sebelumnya, pada hari ketiga protokol kesehatan juga tetap diterapkan dengan memastikan tidak terjadi kerumunan di setiap proses vaksinasi, mulai dari mengantre panggilan, meja registrasi, pemeriksaan, penyuntikan hingga evaluasi.
Ia berharap dengan vaksinasi masal di samping vaksinasi pada petugas pelayanan publik lainnya yang berlangsung di setiap fasilitas layanan kesehatan (fasyankes), mempu mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan pemenuhan target vaksinasi pada petugas pelayanan publik sampai akhir Maret.
Secara keseluruhan, vaksinasi tahap kedua di Sleman menyasar pada 150.000 orang, yang terdiri dari petugas pelayanan publik dan lansia. Pada kategori petugas pelayanan publik, sasarannya diperluas hingga pelaku wisata dan ekonomi. Adapun pada lansia, vaksinasi akan dimulai April mendatang.
Corporate Mall General Manager Garuda Mitra Sejati, Lanny Kuputri, mengatakan mendukung upaya Pemerintah Sleman dalam mewujudkan Indonesia Sehat dengan vaksinasi pada petugas pelayanan publik yang dilaksanakan di SCH. “Pandemi merugikan kita semua, maka kami mendukung pemerintah dalam berupaya menciptakan wilayah yang sehat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
BYD membuka opsi refund penuh kepada 1.265 konsumen di Australia setelah menjual mobil dengan tahun produksi berbeda. Kerugian perusahaan berpotensi menembus Rp
Apple siapkan chip M7 Ultra 2028 untuk AI, dengan memori 1,5TB dan performa setara Nvidia Blackwell. Langkah ambisius di era kecerdasan buatan.
Wonderwall milik Oasis berubah menjadi lagu keberuntungan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Tradisi baru ini menyatukan pemain dan suporter saat The Three Lio
Kung Fu Soccer karya Stephen Chow mencetak pendapatan Rp1,21 triliun dalam dua hari di China. Film penerus spiritual Shaolin Soccer ini sukses besar meski menua
Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 kembali digelar dan memasuki putaran kedua bersamaan dengan ajang Malaysia Superbike Championship