Awan Panas Merapi Meluncur 1,2 Kilometer dari Puncak

Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
11 Maret 2021 18:47 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan guguran awan panas dengan jarak luncur sejauh 1.200 meter ke arah barat daya pada Kamis (11/3/2021).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Kamis, menyatakan guguran awan panas itu terjadi pada pukul 14.03 WIB.

BACA JUGA : Merapi Luncurkan Awan Panas Lagi

"Guguran awan panas tercatat di seismograf dengan amplitudo 45 mm dan durasi 86 detik," kata Hanik.

Pada periode pengamatan pukul 06.00 sampai 12.00 WIB, teramati tiga kali guguran lava keluar dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal 900 meter ke arah barat daya.

Gunung api aktif itu juga terdeteksi mengalami 34 gempa guguran dengan amplitudo 3-36 mm selama 10-78 detik, dan satu kali gempa embusan dengan amplitudo 6 mm selama 9 detik.

BACA JUGA : Awan Panas dan Hujan Abu Gunung Merapi Muncul Kembali

Hingga kini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sumber : Antara