Libur Panjang Dongkrak Wisata Sleman, Merapi-Prambanan Jadi Primadona
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Petugas Dishub Bantul dan Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo membagikan helm, masker, dan handsanitizer kepada masyarakat pada Jumat (12/3). Istimewa/Dishub Bantul
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perhubungan Bantul menggelar Operasi Simpatik Tertib Berlalu Lintas dengan pembagian helm di beberapa titik Bantul. Kejadian unik terjadi saat kegiatan tersebut, saat Abdi Dalem Kraton melintas tanpa helm.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Aris Suhariyanta menyebutkan pembagian helm beserta handsanitizer dan masker digelar agar ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas di Bantul semakin tinggi. Secara simbolis pembagian helm dibagikan di dua titik yakni di simpang tiga Sindon, Guwosari, Pajangan dan simpang empat Klodran, Bantul.
"Kegiatan ini dalam rangka kegiatan Dishub Bantul terkait event simpatik yang biasanya kalau tahun-tahun lalu, sebelum pandemi kita laksanakan dengan mengundang masyarakat dan pengguna kendaraan bermotor. Kita adakan sosialisasi karena tingginya angka kecelakaan di Kabupaten Bantul setinggi DIY," terangnya Jumat (12/3/2021).
Sebanyak 200 helm akan dibagikan dalam operasi simpatik. Selain di dua titik, pembagian helm juga dilakukan di sejumlah titik lain dengan menyebar tim agar tidak terjadi kerumunan. "Kami selalu mengimbau memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas, baik surat kendaraan, perlengkapan kendaraan maupun helm standar seperti yang kita bagikan," tandasnya.
Kejadian unik terjadi saat kegiatan pembagian helm tersebut. Ditemui satu pengendara yang merupakan Abdi Dalem tanpa helm yang tengah berangkat caos. Kasatlaka Polres Bantul, Iptu Maryana menjelaskan sebenarnya dalam Undang-Undang Lalu Lintas kejadian tersebut tetap dikategorikan pelanggaran dan seharusnya ditilang.
Akan tetapi dikarenakan asas manfaat dan kearifan lokal petugas tidak menilang Abdi Dalem tersebut. "Ada asas manfaat dan kearifan lokal di Jogja, ya kalau Abdi Dalem perempuan berbusana jawa menggunakan konde tidak mungkin menggunakan helm. Pasti nanti rusak kondenya kalau menggunakan helm sehingga ada perlakuan khusus. Kalau abdi dalem laki-laki seharusnya menggunakan helm saat berangkat atau pulang caos," tandasnya.
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo yang turut ikut dalam kegiatan pembagian helm mengapresiasi tindakan yang dilakukan Dishub dalam menyosialisasikan tertib berkendara. "Kami sangat mengapresiasi yang dilakukan teman-teman Dishub yang responsif terhadap masyarakat. Hari ini ada pembagian helm, handanitizer dan masker yang merupakan sarana yang berkaitan erat dengan Covid-19 dan berkendara di jalan harus terus ditingkatkan sampai masyarakat kita sadar," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Minum susu sebelum tidur punya manfaat untuk relaksasi, tapi bisa picu asam lambung dan kembung pada sebagian orang.
BBGRM Kulonprogo 2026 berakhir, swadaya warga tembus Rp16,6 miliar. Infrastruktur dan pemberdayaan jadi fokus utama.
Kolaborasi BLACKINK dan Tenun Nusantara hadirkan fashion gothic hitam di Jogja, memadukan tradisi dan ekspresi modern.
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Kebiasaan makan malam seperti ngemil dan makan larut bisa picu stres. Simak tips pola makan sehat untuk jaga kesehatan mental.