Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi Jembatan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN-Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan permukiman (DPUPKP) Sleman tetap melanjutkan sejumlah proyek infrastruktur, termasuk pembangunan empat jembatan tahun ini. Langkah itu dilakukan meski ada refocusing anggaran sebesar 20% di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
Kabid Bina Marga DPUPKP Sleman, Achmad Subhan, menjelaskan sampai saat ini tidak ada penundaan rencana pembangunan infrastruktur termasuk pembangunan empat jembatan. “Dokumen lelang sudah tayang di website LPSE [Layanan Pengadaan Secara Elektronik],” ujarnya, Selasa (16/3/2021).
BACA JUGA: Cek Update Covid-19 DIY 16 Maret, Ini Datanya!
Pembangunan empat jembatan ini meliputi jembatan Grembyang, Prambanan; jembatan Pasekan, Maguwoharjo; jembatan Ngipik, Pakem; dan Rejodani, Ngaglik. Jembatan Grembyangan pada tahun ini merupakan pelaksanaan kegiatan lanjutna tahun sebelumnya.
Pada kegiatan sebelumnya, fondasi jembatan Grembyangan sudah dibangun, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pembuatan badan jembatan. Jembatan Grembyangan kata dia, merupakan salah satu proyek berskala besar, dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp11,8 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 25 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.