KKN Bareng Telkomsel Rayakan Hadirnya Sinyal di Desa Cipetung
Hadirnya BTS Telkomsel di Desa Cipetung bukan hanya menghadirkan sinyal, tetapi juga membuka akses menuju dunia yang lebih luas
Kegiatan yang dilakukan Yayasan Jajan Pahala. /ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Desa Pucung merupakan salah satu desa yang berlokasi di Kepanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kondisi geografis Desa Pucung didominasi oleh perbukitan kars yang terbentuk dari batuan kapur. Hal ini membuat sumber daya air menjadi langka karena aliran air berada di bawah tanah.
Akibatnya penduduk menjadi kesulitan air baik untuk sanitasi maupun untuk keperluan lainnya. Saat ini setiap rumah Desa Pucung memiliki setidaknya satu tandon atau penampungan air untuk keperluan sehari-hari. Tandon ini biasanya dimanfaatkan saat musim hujan untuk menampung air, tetapi saat musim kemarau warga sekitar membeli air pada perusahaan penyedia air bersih dengan harga Rp. 150.000,- hingga Rp. 200.000,- per tangki berkapasitas 6.000 liter.
Padahal sebagian besar mata pencaharian penduduk di sana adalah sebagai petani musiman dengan penghasilan cukup rendah, sehingga pemenuhan kebutuhan air menjadi masalah yang serius. Jajan Pahala sebagai yayasan non profit dalam bidang sosial dan kemanusiaan turut serta dalam memenuhi kesejahteraan masyarakat. Bentuk kegiatan yang diadakan adalah melalui program Jajan Pahala Membangun Desa 2.0 Pucung. Fokus kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat di Desa Pucung dalam pemenuhan kebutuhan sanitasi dan air bersih.
Hal ini tentunya juga sejalan dengan "Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2030" poin nomor 6 yaitu "Akses Air Bersih dan Sanitasi". Melalui “Jajan Pahala Membangun Desa 2.0” dengan spesifik kegiatan yaitu “Pembangunan Sumur Bor Air Bawah Tanah”, pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung kurang lebih selama 6 bulan dimulai dari survey hingga peresmian.
Untuk pembangunan sumur bor ini, Jajan Pahala melakukan penggalangan dana sejak awal November 2020 hingga Februari 2021 melalui rekening Yayasan Jajan Pahala, Kitabisa.com dan dukungan para sponsor yaitu MTT Foundation dan Pucung Mbanyumili. Dari hasil penggalangan , total dana terkumpul kurang lebih Rp. 98.000.000. Dengan dana tersebut, program dapat terealisasi dan telah mengalir digunakan oleh masyarakat Desa Pucung seminggu sebelum peresmian.
Tepat pada 13 Maret 2021 pukul 10.00 wib peresmian sumur air bor diresmikan secara langsung oleh Executive Director Yayasan Jajan Pahala Muhammad Bima Ramadan di Balai Desa Pucung, Kepanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Mengingat dalam kondisi pandemic Covid-19, peresmian yang dihadiri dihadiri Kepala Desa Pucung, Pamong serta tokoh masyarakat Desa Pucung menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Dengan adanya pembangunan sumur bor air bawah tanah ini diharapkan masyarakat Desa Pucung tidak akan kesulitan untuk mendapatkan air bersih ketika musim kemarau tiba, sehingga biaya yang biasanya dikeluarkan untuk membeli air bersih bisa digunakan untuk kepentingan primer lainnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hadirnya BTS Telkomsel di Desa Cipetung bukan hanya menghadirkan sinyal, tetapi juga membuka akses menuju dunia yang lebih luas
Densus 88 mengungkap terduga pelaku kasus ledakan di MAN 3 Padang merupakan pelajar berusia 17 tahun. Polisi masih mendalami motif dan sasaran.
Kemendikdasmen bersama Kemendagri menyiapkan kebijakan untuk sekolah yang kekurangan murid, termasuk sekolah dengan siswa di bawah 60 orang.
Komdigi mengungkap daftar bank dan e-wallet dengan rekening terindikasi judi online terbanyak. Data tersebut telah dilaporkan ke OJK dan BI.
Basarnas Bali mengevakuasi jenazah kru kapal MV Shandong De Yu asal China yang meninggal di Selat Badung setelah diduga mengalami gangguan kesehatan.
S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia di BBB. Menkeu Purbaya menyebut saatnya investor membeli saham dan menjual dolar AS.