Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Petugas Dinas Kesehatan Jogja menyuntikan vaksin Covid-19 kepada salah satu ASN di Grha Pandawa, kompleks Balai Kota Jogja, Senin (22/3/2021)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memulai vaksinasi massal untuk aparatur sipil Negara (ASN) dan pegawai instansi vertikal di Jogja serta para guru dan tenaga kependidikan selama sepekan ke depan. Total ada 12.700 orang sasaran vaksinasi kelompok tersebut dengan target harian 2.000 orang.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, mengatakan ASN, pegawai instansi vertikal, guru dan tenaga kependidikan yang divaksin Covid-19 bukan hanya warga Jogja, tetapi warga luar Jogja yang bekerja di Jogja. “Kami tidak memandang warga mana,” kata Haryadi saat memantau vaksinasi massal di Grha Pandawa, Kompleks Balai Kota Jogja, Senin (22/3/2021).
BACA JUGA: 280 ASN di Kabupaten Ini Bertahun-Tahun Tidak Pernah ke Kantor
Dia berharap vaksinasi massal ini berjalan lancar dan sesuai target dengan target harian sebanyak 2.000 orang untuk mencapai 12.700 orang selama sepekan. Haryadi mengimbau sasaran vaksinasi bisa datang sesuai jadwal supaya tidak mengacaukan jadwal vaksin bagi peserta berikutnya dan tidak menyebabkan kerumunan.
Haryadi meminta kepada pimpinan organisasi perangkat daerah atau kepala instansi terkait untuk memperioritaskan vaksinasi Covid-19 ketika ada ASN yang mendapat penugasan ke luar atau rapat tertentu.
Kepala Dinas Kesehatan Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan target vaksinasi massal ASN dan tenaga kependidikan ini ada 12.232 orang, tetapi dalam perkembangannya bertambah dari pegawai Kementerian Agama. Awalnya pegawai Kementerian Agama akan diakomodasi oleh Pemda DIY, namun akhirnya diakomodasi di Pemkot Jogja sehingga bertambah menjadi 12.700 orang.
Emma mengatakan vaksin masih mencukupi. Saat ini vaksin yang tersedia ada sekitar 30.000 dosis dan cukup untuk ASN, pegawai instansi vertikal, guru, dan tenaga kependidikan. Sisa dosis nanti akan dialokasikan untuk lansia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.