Vaksinasi ASN dan Guru Jogja Ditarget 2.000 Orang Per Hari

Petugas Dinas Kesehatan Jogja menyuntikan vaksin Covid-19 kepada salah satu ASN di Grha Pandawa, kompleks Balai Kota Jogja, Senin (22/3/2021). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
22 Maret 2021 16:47 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memulai vaksinasi massal untuk aparatur sipil Negara (ASN) dan pegawai instansi vertikal di Jogja serta para guru dan tenaga kependidikan selama sepekan ke depan. Total ada 12.700 orang sasaran vaksinasi kelompok tersebut dengan target harian 2.000 orang.

Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, mengatakan ASN, pegawai instansi vertikal, guru dan tenaga kependidikan yang divaksin Covid-19 bukan hanya warga Jogja, tetapi warga luar Jogja yang bekerja di Jogja. “Kami tidak memandang warga mana,” kata Haryadi saat memantau vaksinasi massal di Grha Pandawa, Kompleks Balai Kota Jogja, Senin (22/3/2021).

BACA JUGA: 280 ASN di Kabupaten Ini Bertahun-Tahun Tidak Pernah ke Kantor

Dia berharap vaksinasi massal ini berjalan lancar dan sesuai target dengan target harian sebanyak 2.000 orang untuk mencapai 12.700 orang selama sepekan. Haryadi mengimbau sasaran vaksinasi bisa datang sesuai jadwal supaya tidak mengacaukan jadwal vaksin bagi peserta berikutnya dan tidak menyebabkan kerumunan.

Haryadi meminta kepada pimpinan organisasi perangkat daerah atau kepala instansi terkait untuk memperioritaskan vaksinasi Covid-19 ketika ada ASN yang mendapat penugasan ke luar atau rapat tertentu.

Kepala Dinas Kesehatan Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan target vaksinasi massal ASN dan tenaga kependidikan ini ada 12.232 orang, tetapi dalam perkembangannya bertambah dari pegawai Kementerian Agama. Awalnya pegawai Kementerian Agama akan diakomodasi oleh Pemda DIY, namun akhirnya diakomodasi di Pemkot Jogja sehingga bertambah menjadi 12.700 orang.

Emma mengatakan vaksin masih mencukupi. Saat ini vaksin yang tersedia ada sekitar 30.000 dosis dan cukup untuk ASN, pegawai instansi vertikal, guru, dan tenaga kependidikan. Sisa dosis nanti akan dialokasikan untuk lansia.