Belum Keluar Putusan, Penjabat Lurah Mangunan Belum Aktif

Foto ilustrasi: Dua alat berat diterjunkan dalam proses perbaikan Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Senin (26/6/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
24 Maret 2021 21:37 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Proses pengunduran diri Lurah Mangunan, JI terus ditelaah. Setda Bantul ingin proses segera bisa diselesaikan agar tak menghambat pelayanan masyarakat.

Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis menyebutkan pengunduran diri JI selaku Lurah Mangunan ditindaklanjuti tanpa ada pemeriksaan inspektorat sebelumnya. "Tapi karena itu pernyataan mundur, kami lakukan proses untuk menindaklanjuti apa yang dikehendaki oleh JI," sebutnya pada Rabu (24/3/2021).

Di sisi lain, Helmi menerangkan bila Bamuskal Mangunan telah mengusulkan kepada Pemda Bantul telah ditunjuk sebagai penjabat Lurah Mangunan. Pejabat Lurah kan menempati posisi lurah sampai lurah baru yang ditentukan dari Pemilihan Antar Waktu (PAW) dilantik. "Bamuskal telah menunjuk saudara Eling Purwanto untuk menjadi pejabat Lurah Mangunan," tuturnya.

Baca juga: Pemkot Jogja Verifikasi Ulang Serikat Pekerja

"Mudah-mudahan kurang dari 30 hari proses itu sudah bisa kita selesaikan. Karena kita tidak ingin ada kebuntuan atau terputusnya pelayanan-pelayanan yang harus dilakukan oleh pemerintah Kalurahan kepada warga masyarakat," imbuhnya.

Saat ini posisi penjabat Lurah Mangunan belum aktif. Disebutkan Helmi saat ini baru menerima usulan. Penjabat lurah akan aktif bila surat keputusan bupati keluar. "Jadi isinya memberhentikan dan mengangkat penjabat bersamaan," ujarnya.

Sebelumnya klarifikasi telah dilakukan oleh Bamuskal Mangunan. Kepala Inspektorat Bantul, Hermawan Setiaji menjelaskan bila Bamuskal Mangunan telah menerima pengunduran diri JI. Sehingga dari aspek formil dan materiil sudah terpenuhi. Tetapi Pemda ingin memastikan, mengklarifikasi kepada pihak di wilayah di antaranya Carik Mangunan, Bamuskal, hingga Panewu Dlingo.