Muhammadiyah Resmikan TokoMu di Kulonprogo

Penyerahan SIUP minimarket oleh Bupati Kulonprogo kepada Direktur TokoMu, Minggu (4/4/2021). - Istimewa
05 April 2021 19:12 WIB Yudhi Kusdiyanto Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo, Sutedjo meresmikan salah satu amal usaha Muhammadiyah di bidang ekonomi, yakni minimarket TokoMu yang menempati salah satu ruko di Muhammadiyah Bisnis Centre (MBC), Jl. KH Ahmad Dahlan Km. 2 Dalangan Triharjo, Wates, Minggu (4/4/2021).

Peresmian minimarket yang digagas oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Wates Selatan dan didukung Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wates Selatan tersebut ditandainya dengan penyerahan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) minimarket oleh Bupati kepada Direktur TokoMu, Heny Melasari, dilanjutkan penyerahan surat saham kepada perwakilan penerima PCM Wates Selatan, Suryono, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulonprogo, Sudarminto.

Dalam sambutannya, Sutedjo menyatakan keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) menumbuhkan ekonomi baru di Kulonprogo seperti dengan munculnya hotel, restoran, rumah sakit, pertokoan dan usaha ekonomi lainnya. "Pendirian TokoMu di jalur strategis ini sangat menguntungkan dan prospektif apabila dikelola secara profesional," kata Sutedjo, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (5/4/2021).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo, Agung Kurniawan menambahkan TokoMu memiliki legalitas usaha dan diharapkan menjadi contoh bagi usaha ekonomi lainnya untuk mengurus perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Arif Jamali Muis mengaku bangga dengan pendirian TokoMu. Menurutnya, usaha ini tidak lepas dari amanat Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar, salah satu mengenai jihad ekonomi, untuk mendorong persyarikatan lebih independen, mandiri, maju dan penuh inovasi. Keberadaan TokoMu sekaligus menindaklanjuti pesan dari Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, yang mengharapkan Kulonprogo menjadi etalase ekonomi dan dakwah Muhammadiyah di DIY.