Saat Barisan Pelajar DIY Diuji Terik dan Ketahanan di Mandala Krida
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Kampus Unisa Jogja-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHUM) Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menjadi salah satu dari 32 prodi di Indonesia yang dinyatakan lolos pendanaan Kemendikbud Dikti pada Program Bantuan Program Studi Menjadi Model Center of Excellence (COE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka skema 1. Hal ini disampaikan dalam pengumuman Kemendikbud No. 1418/E2/DM.00.01/2021, 5 April 2021.
Kepala Badan Perencanaan Pengembangan (BPP) Unisa Yogyakarta, Dr. Sulistyaningsih, SKM., MH.Kes menjelaskan bahwa alhamdulillah Prodi Akuntansi lolos skema 1 untuk program bantuan CoE Akuntansi Rumah Sakit dan Akuntansi Pemerintahan: Become A Future Accontant.
Program yang diusulkan ada dua yaitu (1) pengembangan kurikulum dan perangkat pembelajaran dan (2) implementasi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Program akan dilaksanakan selama 8 bulan dengan target luaran program adalah tersusunnya (1) dokumen kurikulum MBKM, (2) dokumen perangkat pembelajaran berupa dokumen RPS, instrumen penilaian dan evaluasi mata kuliah, (3) kebijakan MBKM terkait pembelajaran mahasiswa di luar kampus, (4) pedoman implementasi MBKM, (5) SOP pelaksanaan kegiatan mahasiswa di luar kampus, (6) terlaksananya 3 BKP MBKM: magang, pertukaran pelajar dan proyek di desa, (7) terlaksananya sosialisasi/mentoring pembinaan terkait program MBKM pada tiga Prodi.
Jumlah anggaran yang diusulkan sebesar Rp 79.650.000,00 dengan dana pendamping dari Unisa Yogyakarta sebesar 10%.
‘’Program Prodi menjadi Center of Excellence (CoE) sangat mendukung Prodi Akuntansi untuk mencapai visi keilmuan dan keunggulannya, sehingga diharapkan dapat mendukung tranformasi Unisa Yogyakarta untuk pemantapan daya saing nasional dan penguatan daya saing internasional’’, jelas Sulistyaningsih.
Sementara, Ketua Prodi Akuntansi, Rigel Nurul Fathah, S.E., M.Ak., CA, mengatakan program ini diselenggarakan dalam rangka mendukung implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang telah dicanangkan olen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).
Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, merupakan kebijakan yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.