Ramadan, Pertamina Siapkan Tambahan Elpiji hingga 15 Persen

Ilustrasi. - Solopos/Sunaryo Haryo Bayu
07 April 2021 06:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten Sleman bersama dengan Pertamina Sales Area Yogyakarta melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji di wilayah Sleman, Selasa (6/4). Kegiatan ini untuk memastikan ketersediaan BBM dan Eliji di Sleman aman selama Ramadan.

Pantauan tersebut menyasar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di wilayah Sleman utara beserta sejumlah agen dan pangkalan Elpiji. Pantauan tersebut dilakukan oleh Pemkab Sleman untuk memastikan ketersediaan BBM dan Elpiji di sejumlah agen juga SPBU dan SPPBE.

"Kami ingin memastikan ketersediaan BBM dan Elpiji di wilayah Sleman aman," kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Sleman, Emmy Retnosasi, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, kata Emmy, tinjauan tersebut juga dimaksudkan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi di lapangan. Mengingat sampai saat ini, lanjutnya, masyarakat masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

"Setelah kami lakukan pemantauan di sejumlah titik, ketersediaan BBM dan Elpiji di wilayah Sleman masih relatif aman. Jadi, selama Ramadan tahun ini masyarakat tidak perlu khawatir," katanya.

Sales Branch Manager Pertamina 2 Jogja, Bastian Wibowo menyebut ketersediaan BBM dan Elpiji di wilayah Sleman mencukupi. Meski begitu, katanya, untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan maka Pertamina menyiapkan tambahan pasokan baik BBM maupun Elpiji.

Tambahan fakultatif tersebut nantinya akan disebar ke seluruh agen yang berada di wilayah Sleman dengan teknis penyaluran kepada pangkalan secara bertahap menyesuaikan kondisi atau permintaan masyarakat.

"Kami tentu mengantisipasi dengan menyiapkan tambahan kouta fakultatif sampai 15 persen. Namun penambahan ini menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan," jelasnya.