Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang di Turi, Dirawat di RSUD Sleman
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Asimilasi dalam rangka Covid-19 bagi warga binaan Rutan Kelas IIB Bantul kembali diadakan tahun ini. Pada tahun 2021 ini warga binaan yang mendapat asimilasi masih terhitung banyak jumlahnya.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas II B Bantul, Jaka Cahyana memastikan nahwa pada 2021 ini asimilasi akan diberikan lagi kepada sejumlah warga binaan. "Iya tahun ini ada asimilasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Bantul," tuturnya Minggu (18/4/2021).
Menyangkut jumlahnya, Jaka menyebutkan setidaknya akan ada 25 orang warga binaan yang bakal mendapat asimilasi. Meski terhitung banyak, jumlah tersebut masih kalah jauh dengan jumlah warga binaan yang mendapatkan asimiliasi di 2020.
Baca juga: Ngaku Nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang Diburu Polisi
"Tahun 2020 ada 156 orang warga binaan yang mendapat asimilasi. Sedangkan di tahun 2021 ini ada 25 orang yang mendapat asimilasi," tuturnya.
Adapun para penerima asilimilasi telah dipilih sesuai aturan yang telah ditetapkan dari Kemenkuham RI. "Warga binaan pemasyarakatan yang mendapat asimilasi seusai Permenkumham No.32/2020," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Motor listrik nasional dinilai berpotensi mendorong reindustrialisasi Indonesia jika dibangun dengan komponen lokal dan rantai pasok domestik.
PSIM Jogja memastikan peluang Franco Ramos bertahan masih terbuka. Bek asal Argentina itu dijadwalkan tiba di Jogja dalam waktu dekat.
Daihatsu kembali menghadirkan Kumpul Sahabat Serentak yang diselenggarakan secara bersamaan di seluruh outlet Daihatsu di Indonesia.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY mendorong peningkatan alokasi Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi kalurahan