Prakiraan Cuaca 23 September: DIY Belum Ada Tanda-tanda Hujan, Suhu Tembus 33 Derajat
Prakiraan cuaca DIY Rabu 23 September 2026, Kota Jogja mencapai 33 derajat Celsius. Simak suhu dan kelembapan lima wilayah.
Bangunan Pesantren Tahfidz Al Quran Suluh Melayu di Jalan Gambiran, Umbulharjo, Kota Jogja. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah pesantren Tahfiz Quran dibangun di Pandeyan, Umbulharjo, Kota Jogja. Pesantren dengan bangunan gedung senilai Rp5,3 miliar ini akan menambah khasanah keilmuan bagi calon penghafal Quran di Jogja. Lembaga Pendidikan ini bernama Pesantren Tahfidz Al Quran Suluh Melayu. Selain memberikan bekal menghafal Quran, santri di pesantren ini juga diberikan kemampuan berwirausaha.
Ketua Pesantren Tahfidz Al Quran Suluh Melayu Noor Aslan menjelaskan pesantren itu dibangun dengan empat lantai senilai Rp5,3 miliar. Gedungnya sangat representatif dilengkapi asrama, masjid dan beragam fasilitas santri. Dana tersebut berasal dari donatur masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar negeri.
Pada tahap awal akan lebih dahulu dibuka untuk santri putra untuk lulusan jenjang SMA hanya dibatasi enam orang saja. Adapun perekrutan santri secara khusus bagi mereka yang memiliki kesadaran untuk mendalami Quran.
“Untuk santrinya nanti campuran, ada yang masuk dengan beasiswa dan ada juga yang mengeluarkan biaya seperti sekolah pada umumnya. Dengan pertimbangan, ketika ada biaya yang dikeluarkan maka santri memiliki tanggungjawab untuk menghafal,” katanya dalam keterangan persnya, Senin (19/4/2021).
Kepala Bidang Pendidikan Pesantren Tahfidz Al Quran Suluh Melayu Asnar Ridwan menambahkan pembukaan pesantren itu diharapkan dapat menambahkan khasanah ilmu quran. Sekaligus memberikan pemahaman santri untuk mengamalkan dengan berbuat baik di tengah masyarakat.
Menurutnya selain menghafal Qur’an para santri akan diberikan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi serta kewirausahaan sebagai bekal di kehidupannya. “Selain bisa menghafal Quran, kami ingin melahirkan santri yang memiliki jiwa kewirausahaan, sehingga dalam prosesnya akan kami bekali entrepreneurship dalam pembelajarannya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 23 September 2026, Kota Jogja mencapai 33 derajat Celsius. Simak suhu dan kelembapan lima wilayah.
Kakek asal Ngawi, Raden Mas Sri Parwasto, 68, meninggal setelah tertabrak kereta di Km 233+4 Kutorejo, Sragen.
Jonatan Christie tersingkir di perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Loh Kean Yew karena stamina terkuras.
KPK menyita uang rupiah, dolar AS, dolar Singapura dan perhiasan saat menggeledah Kanwil BPN Jatim dalam kasus mafia tanah dugaan korupsi ATR/BPN.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.