Advertisement
Pesantren Ini Bekali Santri dengan Hafalan Quran & Kemampuan Berwirausaha
Bangunan Pesantren Tahfidz Al Quran Suluh Melayu di Jalan Gambiran, Umbulharjo, Kota Jogja. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah pesantren Tahfiz Quran dibangun di Pandeyan, Umbulharjo, Kota Jogja. Pesantren dengan bangunan gedung senilai Rp5,3 miliar ini akan menambah khasanah keilmuan bagi calon penghafal Quran di Jogja. Lembaga Pendidikan ini bernama Pesantren Tahfidz Al Quran Suluh Melayu. Selain memberikan bekal menghafal Quran, santri di pesantren ini juga diberikan kemampuan berwirausaha.
Ketua Pesantren Tahfidz Al Quran Suluh Melayu Noor Aslan menjelaskan pesantren itu dibangun dengan empat lantai senilai Rp5,3 miliar. Gedungnya sangat representatif dilengkapi asrama, masjid dan beragam fasilitas santri. Dana tersebut berasal dari donatur masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar negeri.
Advertisement
Pada tahap awal akan lebih dahulu dibuka untuk santri putra untuk lulusan jenjang SMA hanya dibatasi enam orang saja. Adapun perekrutan santri secara khusus bagi mereka yang memiliki kesadaran untuk mendalami Quran.
“Untuk santrinya nanti campuran, ada yang masuk dengan beasiswa dan ada juga yang mengeluarkan biaya seperti sekolah pada umumnya. Dengan pertimbangan, ketika ada biaya yang dikeluarkan maka santri memiliki tanggungjawab untuk menghafal,” katanya dalam keterangan persnya, Senin (19/4/2021).
Kepala Bidang Pendidikan Pesantren Tahfidz Al Quran Suluh Melayu Asnar Ridwan menambahkan pembukaan pesantren itu diharapkan dapat menambahkan khasanah ilmu quran. Sekaligus memberikan pemahaman santri untuk mengamalkan dengan berbuat baik di tengah masyarakat.
Menurutnya selain menghafal Qur’an para santri akan diberikan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi serta kewirausahaan sebagai bekal di kehidupannya. “Selain bisa menghafal Quran, kami ingin melahirkan santri yang memiliki jiwa kewirausahaan, sehingga dalam prosesnya akan kami bekali entrepreneurship dalam pembelajarannya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kondisi Andrie Yunus Korban Air Keras Belum Membaik, Masih di HCU
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
Advertisement
Advertisement







