Vaksinasi Guru di Sleman Kelar, Sekolah Tatap Muka Tinggal Selangkah Lagi

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
22 April 2021 18:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman kembali menggelar kegiatan vaksinasi secara massal. Kali ini vaksinasi dilakukan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik, Kamis (22/4/2021).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Novita Krisnaeni menjelaskan kegiatan vaksinasi ini menyasar lebih dari 1200 orang. Selain tenaga pendidik di PPPPTK Seni dan Budaya sebanyak 550 orang, vaksinasi juga diberikan kepada tenaga pendidik di Kapanewon Ngaglik 170 orang.

Selain para tenaga didik, ada sekitar 560 orang tokoh agama dan masyarakat sekitar yang juga diberi vaksin dosis pertama. "Jadi ini tenaga didik yang terakhir, yang tercecer, yang sebelumnya belum divaksin. Kami vaksin hari ini," katanya di sela kegiatan.

Terkait vaksinasi untuk tenaga pendidik, Novi menargetkan pemberian vaksin bagi kelompok ini akan selesai pada pekan ini. Dia menyebut vaksinasi bagi pendidik pekan ini merupakan gelombang terakhir. "Kalau target total 100% bagi tenaga pendidik pada Mei semua sudah selesai divaksin. Sebab yang divaksin dosis pertama hari ini akan menerima vaksin dosis kedua pada Mei nanti atau 28 hari setelah ini," katanya.

BACA JUGA: Pembelian Hotel Mutiara Rp170 Miliar oleh Pemda DIY Jadi Temuan BPK

Hal itu diamini oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang turut hadir memantau kegiatan vaksinasi tersebut. Menurutnya vaksinasi, khususnya bagi tenaga pendidik, merupakan hal yang sangat penting. Sebab, saat kegiatan belajar mengajar tatap muka dibuka pada bulan Juli nanti, diharapkan para tenaga pendidik telah divaksin seluruhnya.

"Kami tetap akan membuka pelajaran tatap muka pada tahub ajaran baru Juli nanti. Bagi tenaga pendidik yang merasa belum divaksin, silahkan secepatnya koordinasi," ujar Kustini.