Daftar Rute Trans Jogja 2026 Terbaru, Lengkap dengan Tarif Murah
Cek rute Trans Jogja terbaru 2026 lengkap dengan tarif murah. Akses makin luas dari pusat kota hingga pinggiran.
Beberapa penumpang hendak berangkat di Terminal Jombor, Kamis (15/4/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN--Wilayah DIY termasuk dalam kawasan aglomerasi perkotaan yang dibolehkan untuk mobilitas penduduk dalam provinsi saat libut Lebaran nanti.
Terkait antisipasi pemudik antar-kabupaten atau kota tersebut, Pemkab Sleman masih memperbolehkan tanpa pembatasan sebagaimana diberlakukan pada pemudik dari luar DIY.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman, Budiharjo, mengatakan Pemkab Sleman mengacu pada arahan Dirjen Perhubungan Darat beberapa waktu lalu untuk memperbolehkan mobilitas dalam wilayah.
BACA JUGA: Trending Topic di Twitter, Warganet Heboh Bandingkan BPJS Kesehatan dengan Kitabisa
"Sesuai keterangan Dirjen Perhubungan Darat beberapa waktu yang lalu, DIY merupakan salah satu wilayah aglomerasi. Artinya pergerakan antar kabubaten dalam wilayah DIY masih diperbolehkan," katanya (22/4/2021).
Dibolehkannya mobilitas dalam wilayah ini juga berarti tidak adanya kewajiban untuk karantina 5X24 jam sebagaimana diberlakukan untuk pemudik luar DIY. "Ketentuannya seperti itu [tanpa karantina]," ujarnya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan sementara ini, regulasi khusus untuk pemudik dalam wilayah DIY belum ada, sehingga masih diperbolehkan tanpa prosedur khusus seperti karantina lima hari.
"Sementara ini kami mengacu pada kebijakan Pemprov DIY yang intinya pembatasan itu hanya dilakukan antar provinsi, sementara antar kabupaten atau kota dalam satu provinsi DIY belum ada regulasinya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek rute Trans Jogja terbaru 2026 lengkap dengan tarif murah. Akses makin luas dari pusat kota hingga pinggiran.
Daftar mobil paling andal 2026 dirilis. Lexus kembali memimpin, sementara Volkswagen mencatat tingkat kerusakan tertinggi.
BPS DIY memasukkan usaha online dalam Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan ekonomi digital yang berkembang pesat di Yogyakarta.
Penataan bantaran sungai di Bangunrejo, Tegalrejo, mulai menggerakkan UMKM dan kegiatan seni budaya sekaligus memperkuat ekonomi warga.
Said Iqbal mengungkap empat perusahaan terancam PHK massal akibat tekanan ekonomi global dan dampak perang Iran-AS-Israel.
Novel debut Kalis Mardiasih, Makamkan Ibu di Samping Ayah, mengangkat trauma antargenerasi, toxic parenting, dan rekonsiliasi keluarga.