Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jenazah Fairuz Ahmad diberangkatkan dari Masjid Baitul Muhtadien menuju pemakaman Kutu Tegal, pukul 16.00 WIB-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN--Ketua Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Fairuz Ahmad, mengembuskan nafas terakhir, Minggu (9/5/2021) pagi. Jenazah tokoh yang biasa disapa Gus Fairuz itu dimakamkan di Makam Kutu Tegal, Sinduadi, Mlati, Sleman.
Keluarga almarhum, Nur Jamil, mengatakan Fairuz meninggal pukul 09.45 WIB, di usia 50 tahun. "Almarhum meninggal tanpa rasa sakit lan kapundut kanthi gampil," ujarnya, Minggu.
Ia meminta restu kepada seluruh pelayat agar almarhum dapat meninggal dalam kondisi khusnul khotimah, diampuni dosanya dan diterima seluruh amal baiknya.
BACA JUGA: Ini yang Terjadi Jika Kamu Tidak Update Kebijakan Baru WhatsApp
Wakil Ketua PWNU DIY, Fahmi Akbar Idris, mengatakan Fairus adalah teman yang sangat baik, teman diskusi, dan teman seperjuangan, baik ketika di GP Ansor maipun PWNU.
"Fairus angkatan di bawah saya sehingga saya sering mengajak aktif di nu. Saya kenal Fairus sejak 90-an, sejak jadi Wakil Ketua GP Ansor Cabang Sleman," katanya.
Kesungguhan Fairus dalam berjuang di NU dan GP Ansor tidak pernah ia ragukan. "Mewakili PWNU DIY, jajaran Pengurus Pusat dan wilayah GP Ansor, kami kehilangan sahabat terbaik. Fairus orang baik," ujarnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, juga terlihat menghadiri prosesi pemakaman. Ia menuturkan turut berbelasungkawa atas berpulangnya Fairus Ahmad.
"Saya turut berdoa, semoga almarhum diterima amal baiknya, diampuni dosanya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Semoga khusnul khotimah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pakar UMY Rahmawati Husein mendukung optimalisasi PFB untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi risiko bencana di Indonesia.
Operasional YIA kembali normal setelah erupsi Anak Krakatau sempat memicu penyesuaian hingga pembatalan penerbangan pada 6-7 September 2026.
99 Asmaul Husna lengkap dengan arti dan cara meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari sebagai refleksi untuk memperbaiki perilaku.
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.