Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, WONOSARI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul memastikan adanya tambahan kuota gas elpiji kemasan tiga kilogram sebanyak 4%. Diharapkan adanya tambahan itu tidak terjadi kelangkaan di pasaran pada saat perayaan Hari Raya Idulfitri di tahun ini.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga kestabilan harga barang-barang kebutuhan pokok di masyarakat. Salah satunya, kepastian stok gas bersubsidi kemasan tiga kilogram.
BACA JUGA : KELANGKAAN ELPIJI : Pertamina Sebut Tak Ada
Menurut dia, sudah melakukan kajian terkait dengan opsi penambahan kuota gas elpiji. Adapun hasilnya, Hiswana Migas bersama-sama dengan Pertamina akan menambah kuota sebanyak 4% dari jatah biasanya. “Sudah ada koordinasi dan ada kepastian untuk menambah stok di pasaran,” kata Johan, Jumat (10/5/2021).
Menurut dia, kuota harian gas bersubsidi di Gunungkidul mencapai 14.600 tabung. Hal ini berarti ada tambahan 584 tabung per harinya. Johan berharap tambahan ini bisa memastikan tidak ada kelangkaan stok di pasaran.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan, Disperindag Gunungkidul, Sigit Haryanto. Menurut dia, pengajuan tambahan untuk memastikan tidak adanya kelangkaan gas elpiji bersubsidi pada saat lebaran. “Tahun-tahun sebelumnya saat hari raya Lebaran ada peningkatan kebutuhan konsumsi. Jadi, akan ada upaya meminta tambahan kuota,” katanya.
BACA JUGA : KELANGKAAN ELPIJI : Bantul Diperiksa, Ini Hasilnya
Ia menambahkan, untuk kepastian stok akan terus melakukan monitoring di lapangan. Pengawasan berkala dibutuhkan agar tidak terjadi kelangkaan yang berdapak terhadap tingginya harga jual di pasaran. “Ini yang harus diantisipasi sehingga stok harus dipastikan agar tidak terjadi kelangkaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.