Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Ketersediaan bahan-bahan pokok menjelang lebaran di Sleman masih aman. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman bahkan mengklaim tidak ada lonjakan harga bahan-bahan pangan kecuali untuk harga daging sapi.
Kepala Disperindag Sleman Mae Rusmi menyatakan berdasarkan pemantauan di beberapa lokasi, baik itu distributor, toko grosir hingga pasar tradisional, ketersediaan bahan pangan menjelang Idulfitri mencukupi, terutama stok sembako, baik beras, gula, minyak, telur dan daging semua dipastikan aman.
"Memang ada peningkatan permintaan tapi jumlahnya tidak banyak. Kalau jelang lebaran dulu masih banyak restoran dan warung yang buka tapi saat ini banyak yang tidak beroperasi," kata Mae, Selasa (11/5/2021).
Disinggung soal kenaikan harga, Mae menyebut secara umum harga berbagai komoditas di pasaran cukup stabil. Beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga seperti harga daging ayam dari sebelumnya Rp40.000 perkg saat ini sudah turun drastis. Begitu juga dengan harga telur ayam dan cabai.
"Yang naik justru daging sapi. Ada kenaikan Rp5.000 perkg. Saat ini sekitar Rp120.000 per kg. Kalau jelang lebaran tahun lalu harganya mencapai Rp150.000 perkg," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.