Kelok 23 di JJLS Jogja Segera Dibuka, Waktu Tempuh Kretek-Girijati Cuma 7,5 Menit
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.
Satgas Saber Pungli saat mengamankan terduga jukir nakal yang mematok tarif parkir di luar ketentuan, Senin (18/5).Dok. Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Satgas Saber Pungli Kota Jogja Pokja Penindakan menangkap dua juru parkir (jukir) nakal karena diduga memungut tarif parkir di atas ketentuan. Keduanya yakni SS dan AS dicokok di Jalan Kebun Raya, Kotagede, Jogja pada Senin (17/5/2021).
Kasatgas Pungli Kota Jogja, Kompol Riko Sanjaya mengatakan, penangkapan itu dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat dan keluh kesah korban di media sosial hingga menjadi viral. Korban resah dengan biaya parkir kendaraan roda empat yang diluar tarif normal.
Pokja Penindakan kemudian melaksanakan kegiatan penindakan petugas parkir di tempat parkir Mitra dan Sri Rejeki di Jalan Kebun Raya yang menyelenggarakan parkir dan memungut parkir tidak mempunyai surat ijin (Surat ijin pengelolaan tempat khusus parkir).
Baca juga: Sejumlah Perusahaan di DIY Tidak Membayarkan THR
Bersama tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar karcis parkir Mitra mobil Rp20.000, uang tunai Rp20.000, satu bendel lembar karcis parkir Rp20.000, uang Tunai Rp120.000, satu lembar karcis parkir Sri Rejeki sepeda motor Rp5000 dan mobil Rp25.000, satu bendel karcis parkir Sri Rejeki dan uang tunai Rp20.000.
Rencana selanjutnya tersangka akan dilaksanakan sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Jogja pada hari Rabu besok. "Keduanya diduga telah melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Perda Kota Jogja Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perparkiran," kata Riko.
Sementara, Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Jogja, Imanudin Aziz mengatakan, ke depan pihaknya akan terus koordinasi intensif dengan Satreskrim Polresta Jogja untuk mengantisipasi munculnya kembali permasalahan jukir nakal di momen weekend atau longweek maupun hari besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.
Donald Trump yakin konflik AS-Iran segera berakhir setelah pemilu sela AS pada November, saat Partai Republik terancam kehilangan kendali DPR.
Putus kuliah karena kendala biaya, Muhammad Audi kini menatap masa depan lewat usaha Kopi Roro dari Danais DIY 2026.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.
Jelajah Edukasi Dasar ke-3 di Sleman membahas pendidikan yang memanusiakan, inovasi pembelajaran, perlindungan murid, dan masa depan pendidikan.