Dini Hari, Merapi Luncurkan Dua Kali Awan Panas Guguran

Arsip - Gunung Merapi saat terlihat meluncurkan lava pijar dari Turi, Sleman, Yogyakarta, Minggu (25/4/2021). - Antara/Hendra Nurdiyansyah
21 Mei 2021 12:07 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Gunung Merapi tercatat kembali meluncurkan dua kali awan panas guguran dengan jarak luncur paling jauh hingga 2.000 meter ke arah barat daya pada Jumat (21/5/2021) dini hari.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida memaparkan Merapi meluncurkan awan panas guguran pertama pada pukul 01.40 WIB. Awan panas guguran itu, menurut dia, tercatat di seismogram beramplitudo 60 MM dan terjadi selama 106 detik.

"Jarak luncur 2.000 meter ke arah barat daya," kata Hanik dilansir dari Antara (21/5/2021).

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya sejauh 1.800 meter pada pukul 04.23 WIB. Menurut BPPTKG, awan panas kedua ini beramplitudo 20 MM dan terjadi selama 110 detik.

Baca juga: Datang ke Sleman, Ini yang Disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno

Selama periode pengamatan pada Kamis (20/5) mulai pukul 12.00 sampai 24.00 WIB, Gunung Merapi juga terpantau dua kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.

Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Sumber : Antara