Riset Fenomena Api Seyegan Rampung, BPBD Serahkan Hasil ke Keluarga
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
Petugas memberikan arahan kepada pengunjung di Pantai Parangtritis, Minggu (14/2/2021). /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL- Pasca-penertiban sejumlah pedagang Parangtritis yang dianggap melanggar aturan pekan lalu, Satpol PP Bantul akan melakukan pangawasan berjenjang.
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta menyebutkan beberapa waktu lalu marak pedagang yang masuk ke area Pantai Parangtritis. Padahal menurut perjanjian yang ada, pedagang tidak boleh berjualan di selatan konblok jalan Pantai Parantritis. "Memang awal mulanya ada keluh kesah. Dengan adanya pedagang yang masuk ke wilayah selatan konblok itu, pedagang-pedagang yang ada di kios menjadi tidak laku," tuturnya pada Minggu (23/5/2021).
"Setelah kami cek di lapangan memang ada beberapa hal yang sesuai dengan laporan. Kemudian kita lihat awal mulanya dulu dengan keterkaitan penataan di Parangtriitis dan Depok, kita kembalikan kepada kesepakatan awal," imbuhnya.
BACA JUGA: Pasca-penertiban sejumlah pedagang Parangtritis yang dianggap melanggar aturan pekan lalu, Satpol PP Bantul akan melakukan pangawasan berjenjang.
Penertiban pedagang yang masuk ke area Pantai Pangtritis disebutkan Yulius bukanlah yang pertama. Penertiban pernah dilakukan beberapa tahun lalu. "Tapi karena mungkin pada saat pandemi membuat sutuasi yang orang berusaha bagaimana caranya ada dagangannya yang laku. Sehingga mereka mendekat ke wisatawan yang ada di sempandan pantai itu," tuturnya.
"Penertiban untuk kembali sesuai dengan kesepakatan, sekaligus kenyamanan bagi pengunjung sebaiknya di pelihara bersama-sama. Jangan sampai setelah tidak ada petugas kembali ke keadaan yang tidak tertib. Namun kemudian, kita akan melakukan kegiatan pemantauan dan pengawasan. Kita ada petugas yang ada di wilayah Pantai Selatan ada petugas Satpol PP dan Satlinmas Rescue," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
Harga Biosolar B50 harus kompetitif agar diminati. Pemerintah targetkan hentikan impor solar mulai Juli 2026.
Prabowo ungkap dugaan demo dibayar. KSP Dudung sebut informasi presiden akurat dan berpotensi ditindak secara hukum.
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Prabowo bangga gunakan mobil Maung buatan Indonesia. Meski sempat bocor, jadi simbol kemandirian industri otomotif nasional.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.