Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Arsip-Sebanyak tiga buah gunungan isi hasil bumi dan olahan ikan laut sebelum diperebutkan di Pantai Depok pada 2022 silam. - Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Nelayan Pantai Depok, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul akan menyelenggarakan upacara adat tradisi Labuhan Nelayan 45 Bahari di kawasan pantai setempat, Senin (5/8/2024) siang ini.
Rencananya upacara adat tradisi tahunan ini akan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. "Upacara adat tradisi Labuhan Nelayan 45 Bahari tahun ini akan dilaksanakan pada hari Senin Wage, tanggal 5 Agustus 2024 mulai jam 14.00 WIB, di Pendapa Pantai Depok," kata Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul , Markus Purnomo.
Upacara adat ini diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan kenduri, dan diakhiri dengan melabuh sesaji, sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah tangkapan ikan, dan juga memohon rejeki untuk masa yang akan datang.
"Malam harinya akan dipentaskan wayang kulit semalam dengan dalang Ki Hadi Sutoyo dengan bintang tamu Rini Widyastuti dan Sihono," ujarnya.
Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari 45 Pantai Depok sekaligus penanggung jawab acara, Sutarlan mengatakan kegiatan budaya Labuhan Nelayan itu rutin digelar setiap tahun yang dimulai sejak 2000 silam.
BACA JUGA: Ungkapkan Syukur, Nelayan Pantai Depok Bagikan 5.000 Bungkus Nasi Gurih
Ia menjelaskan, bentuk kegiatannya memang berupa labuhan namun memiliki makna tasyakuran atas penghasilan nelayan yang didapat dari hasil laut dan kunjungan wisatawan. Selain itu, labuhan nelayan ini juga merupakan pengharapan masyarakat di kawasan wisata Pantai Depok agar dilancarkan rezekinya.
“Meskipun upacara adat labuhan tapi kita tidak melarung ubo rampe, tapi diperebutkan oleh warga di pinggir pantai sehingga bermanfaat buat masyarakat dan pengunjung,” ujar Sutarlan.
Lebih lanjut Sutarlan mengatakan semua proses upacara adat hingga penyiapan uba rampe tersebut dilakukan secara swadaya karena memang warga sudah sepakat untuk menggelar syukuran yang dibalut dengan budaya lokal. Warga Depok selama ini mendapatkan rezeki dari laut dan juga dari wisatawan yang berkunjung.
“Harapan kami pada Allah yang pertama tentunya aman, nyaman dapat ikan bagi nelayan dan bagi pelaku kuliner banyak pengunjung. Kalau banyak pengunjung banyak juga yang memanfaatkan hasil tangkapan ikan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau disebut tak mengarah ke DIY. Sultan dan Dinkes DIY mengimbau masyarakat tetap memakai masker.
Tri Hita Karana Universal Reflection Ceremony di Bali mempertemukan delegasi 70 negara untuk menyerukan perdamaian di tengah disrupsi AI.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot mengevaluasi portal di sirip Malioboro agar akses pejalan kaki dan penyandang disabilitas tidak terganggu.
KAI menambah rangkaian dan perjalanan kereta pada 7 September 2026. Cek rute kereta tambahan dari Jakarta, Jogja, hingga Surabaya.