Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, Ultra Resmi, Ini Harga dan Speknya
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Kelompok masyarakat dan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIY menggelar aksi damai melalui tradisi kembul bujana atau makan bersama disertai pentas seni di kawasan Titik Nol Kilometer Jogja, pada Selasa (7/10/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kelompok masyarakat dan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIY menggelar aksi damai melalui tradisi kembul bujana atau makan bersama disertai pentas seni di kawasan Titik Nol Kilometer Jogja, pada Selasa (7/10/2025) petang. Tradisi itu digelar sebagai simbol keberdamaan, damai yang melibtkan banyak unsur di Jogja.
Kegiatan bertajuk Menghidupkan Sejarah disetiap Langkah, Mengabdi Tanpa Henti untuk NKRI ini sekaligus memperingati momentum boyongan kedaton atau hijrahnya Sri Sultan Hamengku Buwono I dari Pesangrahan Ambarketawang ke Kraton Ngogyakarta Hadiningrat. Aksi damai ini diisi dengan sejumlah pentas seni dari Sanggar Biola Quinta, Keluarga Madura Yogyakarta (KMY), Bregada Sembada serta ditutup doa bersama lintas agama.
Ketua Forum BEM DIY Faturahman Djaguna mengatakan Jogja menjadi barometer kemajuan demokrasi. Pasalnya selama ini setiap aspirasi disampaikan tanpa ada kekerasan. Akan tetapi ia prihatin aksi massa berujung kericuhan dan perusakan pada Agustus 2025 lalu.
"Ini bagian aksi keprihatinan para anggota Forum BEM DIY terkait kerusuhan saat penyampaian pendapat disejumlah daerah pada akhir Agustus 2025 lalu. Maka kami menyampaikan maklumat Jogja demokrasi tanpa kekerasan," katanya, Selasa (7/10/2025).
Ia menyampaikan komitmennya untuk mengedepankan damai dalam setiap penyampaikan aspirasi. "Karena kami tidak menginginkan kerusuhan, mari menjaga kondusifitas, menjaga ketertiban," katanya.
Ketua Sekber Keistimewaan Widihasto Wasana Putra yang turut dalam tradisi tersebut menambahkan kegiatan ini juga meneladani Sri Sultan Hamengku Buwono I dalam membangun Ngayogyakarta penuh dengan cinta damai, aman dan nyaman.
"Sehingga Jogja mengedepankan dialog, semua bisa memahami tetapi tolong sampaikan aspirasi demokrasi dengan damai jangan sampai menjadi catatan buruk karena Jogja garda terdepan menjaga kesatuan dan persatuan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.