Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kartu nikah./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Kementerian Agama RI berencana meluncurkan kartu nikah digital dalam waktu dekat. Sejauh ini hanya daerah percontohan yang bakal menggunakan kartu ini. Khusus untuk Bantul, Kemenag masih menunggu instruksi.
Kepala Kemenag Bantul, Aidi Johansyah menerangkan kartu nikah digital akan diluncurkan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah berbarengan dengan peresmian revitalisasi KUA di Banjarnegara. "Program kartu nikah digital merupakan program dari Bimas Islam Kemenag RI," tuturnya saat ditemui, Kamis (27/5/2021).
Menurut Aidi, Kemenag Bantul hanya menunggu realisasi kebijakan di daerah. Saat ini Kemenag Bantul masih menunggu kejelasan dari program katu nikah digital. Dari segi perbedaan, kartu nikah digital kemungkinan besar lebih mudah diakses dibanding buku nikah sebelumnya yang harus dicetak.
"Kemungkinan diluncurkan pada Sabtu [29/5/2021] di Banjarnegara. Kami juga belum tahu apakah nanti Bantul ditunjuk untuk mengimplementasikan program itu atau tidak," katanya.
Dijelaskan Aidi, selain KUA Banjarnegara, revitalisasi KUA Sewon juga termasuk yang dijadikan role model di Indonesia. Namun Aidi tak tahu apakah KUA Sewon juga bakal ditunjuk untuk menerapkan kartu nikah digital. "Sampai saat ini kami belum mendapatkan pemberitahuan," ujar Aidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.