7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi. /Harian Jogja-Heroe Poerwadi
Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot Jogja menutup tiga warung makan sebagai buntut viralnya wisatawan yang curhat harga pecel lele yang dinilai tak wajar alias nuthuk.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menyebut ada sebanyak tiga warung makan di wilayahnya yang diduga terindikasi memberikan harga berbeda seperti pada umumnya diminta tutup sementara.
"Mulai hari ini kita sementara menutup tiga warung. Besok hari Senin, kita akan panggil ketiga-tiganya untuk kita ketahui siapa yang salah dan kemudian kita beri sanksi," kata Heroe saat ditemui awak media di Malioboro, Sabtu (29/5/2021).
Heroe menuturkan berdasarkan penelusuran yang telah dilakukan, pihaknya telah bertemu dengan wisatawan yang mengunggah video curhatannya tentang harga pecel mahal di Jogja.
BACA JUGA: Bank Indonesia Sebut Minat Beli Rumah Tapak, Apartemen, & Ruko Naik
Dialog juga sudah terjalin antara Pemkot Jogja dan wisatawan tersebut. Dari situ, kata Heroe, sudah ditemukan titik terang dimana tepatnya wisatawan tersebut membeli pecel lele dan segala macamnya.
"Kami sudah ketemu dengan teman-teman komunitas semuanya. Kami sudah konfirmasi juga ke pihak-pihak terkait," tuturnya.
Disebutkan Heroe, ketiga warung yang ditutup sementara itu bukan termasuk dalam Pedagang Kaki Lima (PKL). Tindakan tegas terhadap tiga warung tersebut juga bukan tanpa alasan.
Pasalnya ketiga warung tersebut terindikasi memberikan harga yang berbeda layaknya pedagang lain.
"Ketiga warung ini mereka yang terindikasi harganya berbeda, cara-cara penjualnya sama dan kemudian mbaknya yang mengunggah itu juga menyebut di tempat itu," terangnya.
Lebih lanjut ketiga pemilik warung tersebut akan dipanggil oleh Satpol PP pada Senin (31/5/2021) mendatang.
Untuk saat ini Heroe juga belum bisa memastikan terkait dengan sanksi yang akan diterima oleh ketiga pemilik warung tersebut. Masih tetap akan menunggu hasil pemanggilan dari Satpol PP Kota Jogja.
"Kita lihat nanti [sanksinya]. Makanya ini kita konfirmasi lagi, kita klarifikasi. Cuma hari ini kita sudah minta ditutup pada tiga warung itu untuk Senin kita tindaklanjuti. Penentunya Senin, nanti akan ketahuan dari Satpol PP apa kesalahannya dan sanksi apa yang akan diberikan," terangnya.
Ditanya terkait kemungkinan sanksi yang ada selama ini, kata Heroe, yang paling berat adalah pencabutan izin berjualan atau tutup selamanya. Aturan ini bahkan sudah berlaku sejak 4 tahun yang lalu.
"Itu udah kesepakatan kita semua bahwa kalau ada yang melanggar hingga membuat Malioboro menjadi tidak baik dikenal orang ya menerima sanksi itu," ungkapnya.
Heroe menegaskan tidak akan ada pihak yang melayangkan gugatan atau apapun kepada wisatawan tersebut. Justru hal ini perlu dianggap sebagai introspeksi semua pihak untuk bisa memberikan layanan yang lebih baik bagi para wisatawan.
"Tidak ada yang akan menggugat dan segala macam. Pokoknya ini selesai sebagai introspeksi bagi kita semua untuk memberikan layanan yang lebih baik bagi para wisatawan," tegasnya.
Selain itu guna meningkatkan layanan dari para pedagang, Pemkot Jogja akan terus mengerahkan petugas Jogoboro untuk berjaga 24 jam di Malioboro.
Nantinya petugas akan bisa dengan cepat membantu semua persoalan yang ada di Malioboro. Termasuk bagi para wisatawan yang mendapat perlakuan terkait dengan harga yang tidak wajar.
"Di gate atau gerbang zonasi di Malioboro akan kita tempel info pengaduan. Atau petugas yang jaga gate atau gerbang itu juga bisa melayani pengaduan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.