40 Persen Warga Bantul Telah Divaksin Covid-19

Pelaksanaan vaksinasi massal di Grha Pradipta Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Bantul, Senin (15/2/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
04 Juni 2021 07:27 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Capaian vaksinasi di Bantul terus digenjot. Hingga akhir Mei puluhan ribu orang dari berbagai kalangan telah mendapatkan vaksinasi.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho menyampaikan hingga 31 Mei 2021 sudah 75.947 warga Bantul mendapatkan vaksin pertama. Capaian itu mencakup kalangan tenaga kesehatan, pelayanan publik, maupun lansia.

"Untuk yang mengikuti vaksinasi tahap kedua totalnya memcapai 50.172 orang," tuturnya Kamis (3/6/2021).

Abed yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Pengelolaan Vaksin Covid-19 Bantul menambahkan dari 193.372 sasaran vaksinasi, jumlah yang tervaksinasi belum mencapai 50 persen.

"Dari 193.372 yang tervaksinasi baru sekitar 39,28 persen di tahap pertama dan 25,95 persen di tahap kedua," ujarnya.

Tenaga kesehatan menempati capaian yang paling banyak divaksin. Hingga akhir Mei, dari 8297 nakes di Bantul, sebanyak 7616 nakes atau setara 91,79 persen telah divaksin. "Selanjutnya sebanyak 7183 nakes sudah mengikuti vaksinasi tahap kedua," katanya.

Kalangan pelayan publik disebutkan Abed menjadi sasaran yang paling banyak telah divaksin. Dari 62.403 sasaran, sebanyak 39.055 orang telah divaksin tahap pertama. Lansia menjadi kalangan paling banyak divaksin kedua terbanyak yakni 29.276 orang divaksin tahap pertama dari 122.672 sasaran.

Sayangnya saat ini stok vaksin di Dinkes Bantul kian menipis. "Untuk logistik habis ya. Logistik dalam hal ini vaksinnya di Dinkes Bantul habis," ujarnya.

Hingga saat ini belum ada informasi kapan vaksin kembali didrop di Bantul. "Belum ada info. Tapi vaksinasi di puskesmas dan rumah sakit tidak berhenti. Kan itu yang habis stok di dinas. Kalau di puskesmas dan rumah sakit kan jalan terus," ucapnya.

Upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan Dinkes Bantul. Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo menegaskan bila Dinkes Bantul telah mengajukan 50.000 dosis vaksin AstraZeneca kepada Dinkes DIY untuk mempercepat vaksinasi lansia. Vaksinasi lansia juga akan dimaksimalkan dengan metode jemput bola. Dimana vaksinator nantinya akan turun ke padukuhan-padukuhan untuk melakukan vaksinasi kepada lansia.