Dosen Teknik Kimia FTI UAD Latih Warga Bikin Hand Sanitizer

Tim dosen Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD berfoto bersama warga Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul. - Istimewa
16 Juni 2021 19:12 WIB Yudhi Kusdiyanto Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Di masa pandemi Covid-19 , berbagai upaya dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap penyebaran virus corona. Salah satunya dengan menjaga kebersihan tangan. Mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer menjadi rutinitas setiap orang.

Tingkat penggunaan hand sanitizer yang tinggi menjadi salah satu alasan bagi tiga orang dosen Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk membantu masyarakat membuat hand sanitizer secara mandiri.

Dalam program pengabdian kepada masyarakat yang digelar di Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, tiga dosen FTI UAD masing-masing Aster Rahayu, Siti Salamah dan Farrah Fadhillah Hanum, mengadakan sosialisasi pencegahan persebaran Covid-19 sekaligus pelatihan pembuatan hand sanitizer dan pembagian masker.

Kegiatan ini juga mengangkat tema pelatihan teknologi tepat guna limbah pertanian, yakni pengolahan sekam padi menjadi barang bernilai jual. Kegiatan yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UAD ini berlangsung sejak April.

Sasaran kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan serta workshop pencegahan persebaran corona serta pemanfaatan sekam padi menjadi serbuk silika penyerap alami (bio-silika) dan briket yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” kata salah satu dosen, Aster Rahayu, dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (16/6/2021).

Pelatihan dan sosialisasi yang digelar diikuti ibu-ibu anggota Aisyiyah Ranting Mulyodadi, Bambanglipuro. Mereka antusias dan bersemangat dalam mengikuti penyuluhan dan pelatihan. Warga juga dibekali dengan pengetahun mengenai pembuatan hand sanitizer yang sangat mudah dan ekonomis.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga melibatkan dua orang mahasiswa Prodi Teknik Kimia UAD yaitu Muhammad Fariq Fajar dan Tobby Kurniawan. Kegiatan ini dilakukan secara luring dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.