Pahlawan Super Layani Pembeli Dawet di Pinggir Jalan Semin-Karangmojo

Wahyu Prasetyo menunjukkan dawet yang ia racik saat menggunakan kostum satria baja hitam di pinggir jalan Semin-Karangmojo. Rabu (23/6/2021). - Harian Jogja
24 Juni 2021 06:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Cara unit dilakukan Wahyu Prasetyo, warga Dusun Pengkol 3, Jatiayu, Karangmojo, dalam menjual dawet di pinggir jalan Semin-Karangmojo. Selain menamai Cendol Superhero, saat menyajikan dagangannya dia juga sering menggunakan kostum Satria Baja Hitam, tokoh pahlawan super yang populer di serial TV 90-an.

“Saya beli kostum ini seharga Rp700.000. Tujuannya untuk menarik minat pembeli. Toh lokasi jualan juga berada di jalur wisata di Gunungkidul,” kata Wahyu kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Dia memilih kostum Satria Baja Hitam karena mengidolakan tokoh ini sejak kecil. Oleh karenanya, replika kostum tersebut digunakan untuk memasarkan dawet yang dijualnya. 

“Sudah banyak yang berjualan dawet Bayat. Tapi saya ingin agar berbeda, maka terbersit ide menggunakan kostum pahlawan super untuk melayani pembeli,” katanya.

Cendol dawet yang dijual ada beberapa jenis. Untuk dawet murni dipatok Rp3.000 per porsi. Namun apabila pembeli ingin menambah toping tape maka harganya menjadi Rp4.000 per mangkuknya. 

Dawet yang memakai bubur sumsum Rp4.000, lantas apabila pelanggan menginginkan varian komplet bubur sumsum dan tape, mereka cukup membayar seharga Rp5.000 per porsinya.

Usaha ini sempat viral di media sosial Gunungkidul beberapa hari terakhir. Wahyu mengaku kaget dengan antusias warganet untuk mendukung dirinya. Selain anak-anak sekitar, banyak wisatawan yang menyempatkan mampir membeli cendol karena penasaran ada Ksatria Baja Hitam jualan cendol. “Allhamdulilah mulai dikenal, mudah-mudahan bisa terus laris,” katanya.

Salah seorang pembeli, Widi mengaku datang dari Wonosari bersama keluarganya untuk mencoba dawet yang penjualnya menggunakan kostum pahlawan super. Ia pun memberikan kesempatan untuk anaknya berfoto dengan Wahyu. “Untuk rasanya enak, manisnya pas,” katanya.