Advertisement
Simak! Ini Daftar Siswa Terbaik LKS SMK Bidang Kesehatan di DIY
Sejumlah siswa terbaik bidang kesehatan SMK di DIY. - Ist/Mkks SMK.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Bidang Kesehatan tahun 2021 telah usai digelar. Kegiatan ini mampu menghasilkan sejumlah siswa terbaik dalam beberapa bidang kategori.
Berdasarkan rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (25/6/2021), pemenang LKS bidang Farmasi, terbaik pertama adalah Adinda Rahmamulia dari SMK Indonesia, terbaik kedua Muhammad Faisal dari SMK Kesehatan Bantul dan terbaik ketiga Lutsiyyana Farah Labibah dari SMK Kesehatan Binatama Sleman.
Advertisement
BACA JUGA : Ini Daftar 10 SMA Swasta Terbaik di DIY Versi LTMPT
Adapun untuk bidang Health And Social Care, terbaik pertama Aurelia Lintang Nurlail dari SMK Kesehatan Sadewa Sleman, terbaik kedua Valensia Farra Diva Raynalta dari SMK Kesehatan Binatama Sleman dan Putri Wahyu Utami dari SMK Kesehatan Bantul.
Kemudian untuk bidang Teknik Laboratorium Medik terbaik pertama, Khairun Nisa dari SMK Kesehatan Bantul, terbaik kedua Nianda Aulia Nur Qurani dari SMK Kesehatan Bantul dan terbaik ketiga Tasya Ilyasa dari SMK Girihandayani Gunung Kidul.
Kompetisi digelar pada tanggal 15 Juni 2021 bertempat di SMK Muhammadiyah 3 Kota Jogja untuk bidang lomba Farmasi dan bidang lomba Teknik Laboratorium Medik di SMK Kesehatan Bantul untuk. Sedangkan untuk bidang lomba Health and Social Care pada tanggal 15 sampai 17 Juni 2021 di Mini Hospital UMY.
BACA JUGA : Ini 20 Referensi SMA Terbaik di DIY Versi LTMP
“Kompetisi ini diharapkan mampu memberikan memotivasi siswa SMK Kesehatan di DIY untuk terus berprestasi dan menjadi yang terbaik. Karena melalui kompetisi ini harapannya peserta memiliki nilai lebih atau keunggulan mencakup kemampuan maupun keahlian bidang yang dikuasai siswa, kemampuan softskill, serta karakter yang Tangguh,” kata Koordinator MKKS Bidang Kesehatan DIY Ari Widiastuti.
Menurutnya pandemi harus menjadi motivasi, bukan penghambat. Maka jiwa semangat harus ditumbuhkan untuk menjadi berkembang dengan mental yang kuat dan siap terjun di masyarakat. “Siswa-Siswi di DIY bukan lagi menjadi kaum rebahan, melainkan harus berkompetisi. Pandemi jangan menjadi hambatan, berjuang untuk meraih masa depan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KJRI Jeddah: Jemaah Umrah Korban Bus Terbakar Pulang 31 Maret
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Prakiraan Cuaca Sabtu 28 Maret Hujan Ringan Merata di DIY
Advertisement
Advertisement







