JJLS Kelok 23 Gunungkidul-Bantul Bakal Punya Rest Area, Jadi Tempat Wisata
JJLS Kelok 23 Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka September 2026. Kawasan ini diwacanakan memiliki rest area, UMKM, dan gardu pandang.
Ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Belasan rumah dilaporkan rusak akibat gempa bermaknitudo 5,1 yang terjadi di barat daya Gunungkidul pada Senin (28/6/2021) pukul 05.15 WIB. Data sementara, kerusakan terlihat di Kalurahan Girisekar, Panggang dan Giripurwo, Kapanewon Purwosari.
Awalnya disebutkan bahwa gempa tersebut bermagnitudo 5,3 namun melihat lokasi episenter dan kedalamannya, gempa selatan Jogja tersebut diperbarui menjadi 5,1.
Lurah Girisekar, Sutarpan mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait dengan dampak gempa yang terjadi pada Senin pagi. Meski tidak ada korban jiwa, 14 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.
Adapun rinciannya, di Dusun Bali ada sepuluh rumah; Dusun Warak satu rumah; Dusun Mendak satu rumah, Dusun Samak satu rumah dan Dusun Belimbing satu rumah. “Warga tidak ada yang luka. Rata-rata rumah rusak karena gentengnya berjatuhan,” kata Sutarpan kepada wartawan, Senin.
Menurut dia, warga sudah kerja bakti untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak. Hanya saja, kegiatan tersebut harus dihentikan sementara waktu karena hujan deras. “Sudah mulai diperbaiki karena kerusakan tidak ada yang parah. Tapi, ini berhenti dulu karena hujan,” katanya.
Baca juga: Jogja Diguncang Gempa Bumi 5,3 M, Getaran Terasa Sampai Jateng dan Jatim
Laporan kerusakan akibat gempa juga terjadi di Dusun Sumur, Kalurahan Giripurwo, Purwosari. Rumah milik Sujiyo rusak di bagian plafon hingga reruntuhannya menimpa satu unit laptop di dalam rumah. “Saat kejadian penghuni sudah bangun sehingga peristiwa ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa,” kata Lurah Giripurwo, Supriyadi.
Menurut dia, warga akan kerja bakti untuk memperbaiki rumah yang rusak dikarenakan gempa. “Di tempat kami hanya satu rumah rusak, sedangkan lainnya dalam kondisi aman,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, masih melakukan pendataan terkait dengan dampak gempa yang terjadi pagi tadi. “Masih didata. Kalau informasinya kerusakan terjadi di wilayah Saptosari, Panggang hingga Purwosari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JJLS Kelok 23 Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka September 2026. Kawasan ini diwacanakan memiliki rest area, UMKM, dan gardu pandang.
UGM memberikan voucer makan gratis untuk 47 mahasiswa terdampak gempa NTT yang bisa diambil dua kali sehari selama masa darurat.
Bawaslu DIY memperkuat literasi kepemiluan melalui Bawaslu Membelajarkan Volume Dua dengan membahas tata kelola dan manajemen tahapan Pemilu.
Kredit bank syariah DIY tumbuh 6,38%, sementara konvensional turun 0,36%. OJK ungkap faktor yang memengaruhi perbedaan pertumbuhan.
Wamenag minta dugaan keracunan santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diinvestigasi. Dapur pemasok MBG dihentikan sementara.
Trump mengusulkan Selat Hormuz berganti nama menjadi Selat Trump di tengah konflik AS-Iran dan ketegangan perdagangan minyak global.