78 Titik Blankspot Internet Tersebar di Gunungkidul, Ini Lokasinya
Sebanyak 78 titik blankspot internet ditemukan di Gunungkidul. Diskominfo menyiapkan perluasan jaringan telekomunikasi pada 2028.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul memberikan kelonggaran bagi sekolah untuk menerima siswa baru, meski pendaftaran telah ditutup 24 Juni lalu. Dispensasi ini diberikan karena hingga pendaftaran ulang dilaksanakan ada SMP yang masih kekurangan peserta didik baru di Tahun Ajaran 2021-2022.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Gunungkidul, Sudya Marsita mengatakan, Penerimaan Peserta Didik Baru 2021-2022 tingkat SMP berjalan dengan lancar. Pendaftar dibuka mulai 22-24 Juni dan diumumkan sehari setelah pendaftaran ditutup atau tepatnya Jumat (25/6/2021).
“Proses daftar ulang juga telah terlaksana pada Senin [28/6/2021] kemarin,” kata Sudya, Rabu (30/6/2021).
Ia menjelaskan, proses PPDB sudah selesai. Namun demikian, hingga proses daftar ulang ditutup masih ada puluhan SMP di Gunungkidul yang kekurangan murid. “Banyak SMP yang kekurangan seperti SMP Negeri 2 Patuk, SMP Negeri 4 Playen, SMP Negeri 4 Nglipar, SMP Negeri 3 dan 5 Ngawen hingga SMP Negeri 1 Girisubo,” ungkapnya.
Adanya sekolah yang kekurangan murid ini, maka Disdikpora Gunungkidul memberikan kelonggaran untuk tetap bisa menerima siswa baru hingga tahun ajaran baru dimulai. Meski demikian, proses pendaftaran tidak dilakukan secara online karena pelaksanaan harus datang ke sekolah masing-masing yang dituju. “Kalau masih mau tambah siswa baru, dipersilakan. Batas waktunya sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai,” katanya.
Baca juga: Dukung Malioboro Semi Pedestrian, Ngampilan Tata PKL
Kepala Bidang SMP, Disdikpora Gunungkidul, Kiswara menambahkan, total ada 34 sekolah yang masih kekurangan murid. jumlah ini tersebar di beberapa kapanewon. “Untuk kekurangan ada yang bisa mencapai puluhan. Misal di SMP Negeri 3 Semin kekurangan sampai 66 murid,” katanya.
Dia menjelaskan, adanya sekolah yang kekurangan murid sudah diprediksi sejak awal. Pasalnya, ketersediaan kursi dengan lulusan SD tidak sebanding. Total kursi yang tersedia ada 10.356, sedang lulusan SD hanya 9.948 anak. “Jadi kalau semua melanjutkan, masih ada bangku yang tak terisi,” katanya.
Ditambahkan Kisworo, PPDB 2021 penyelenggaraannya masih sama dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya. Selain dilakukan secara onine, penerimaan juga didominasi melalui jalur zonasi yang kuotanya mencapai 50%.
“Sedangkan sisanya dibagi melalui jalur prestasi, afirmasi hingga perpindahan orang tua. Semua berjalan lancar dan sudah persiapan untuk pelaksanaan tahun ajaran baru,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 78 titik blankspot internet ditemukan di Gunungkidul. Diskominfo menyiapkan perluasan jaringan telekomunikasi pada 2028.
Jadwal SIM Keliling Sleman November 2026 tersedia di MPP, Sleman City Hall dan lokasi SIMMADE. Simak jam layanan serta persyaratannya.
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Lima remaja SMP dan SMK diamankan warga di Karangnongko, Klaten. Mereka diduga hendak nglitih dan kedapatan membawa stik golf serta selang.
Polisi mendalami motif penyerangan tiga jemaah Masjid Darul Ma’arif di Duren Sawit. Sejumlah senjata tajam dan tabung gas ditemukan.
Program Gentengisasi meluncurkan pengiriman 2,4 juta genteng Jatiwangi. Sugiono menyebut program ini berpotensi menggerakkan UMKM dan membuka lapangan kerja.