Lawan Corona, Warga Sumbermulyo Bantul Diajak Doa Serentak dari Rumah

Ilustrasi berdoa/Shutterstock
01 Juli 2021 11:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah usaha dilakukan untuk melawan Covid-19. Salah satunya seperti yang dilakukan Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Kamis (1/7/2021).

Pemkal setempat mengimbau dan mengajak semua penduduknya untuk berdoa bersama di rumah masing-masing pada Kamis (1/7/2021) malam.

"Kami sudah umumkan lewat WhatsApp group, pengeras suara di tempat ibadah juga, agar nanti [Kamis malam] tepat pukul 19.30 WIB, warga serentak berdoa bersama di masing-masing rumahnya. Agar Allah segera mengambil Corona kembali dari negeri kami ini. Kami berharap doa ini juga diikuti semua orang di luar kalurahan kami," kata Lurah Sumbermulyo Ani Widayani, Kamis (1/7/2021).

Menurut Ani, hingga Rabu (30/6/2021), di Sumbermulyo telah ada 378 orang positif Covid-19, dengan 285 dinyatakan sembuh, 5 meninggal dunia, 88 orang masih menjalani isolasi. Selain itu, dari 115 RT yang ada di Sumbermulyo, saat ini tidak ada yang masuk zona merah sesuai aturan di PPKM Mikro. Hanya ada dua RT masuk zona orange, 34 RT zona kuning dan 79 masuk zona hijau.

Baca juga: Kustini Pastikan Tak Akan Tutup Tempat Wisata di Sleman

"Selain itu saat ini kami juga menyediakan selter desa, yang tidak hanya menampung warga Sumbetmulyo, tapi juga warga di luar kapanewon juga. Sejauh ini ada 155 pasien yang kami rawat, ini adalah bentuk dukungan kami untuk penanganan dan pencegahan Covid-19," jelas Ani.

Sementara berdasarkan data Satgas Penanggulanhan Covid-19 Kabupaten Bantul per Rabu (30/6/2021), ada penambahan 675 pasien baru atau total 21.446 orang positif Covid-19. Adapun tambahan kasus baru itu berasal dari Banguntapan 110 orang, disusul Sewon 86 orang, Bantul 69 orang, kemudian Jetis 55 orang, dan Imogiri 51 orang, serta Sedayu 47 orang.

Selanjutnya dari Sanden 42 orang, Srandakan 39 orang, Piyungan 37 orang, Bambanglipuro 35 orang, Pleret 34 orang, Pandak 24 orang, Dlingo 14 orang, Kasihan 12 orang, sisanya dari Pajangan sembilan orang, Pundong delapan orang, dan Kretek tiga orang.