Melonjak Lagi, Covid-19 DIY Bertambah 1.665 Kasus dalam Sehari

Ilustrasi - Antara/Novrian Arbi
09 Juli 2021 17:27 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kasus positif Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pemda DIY menyampaikan terjadi penambahan 1.665 kasus positif pada Jumat (9/7/2021) sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi  72.559.

Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ini terbanyak dari Jogja 620 kasus, kemudian disusul Sleman 415 kasus, Bantul 283 kasus, Gunungkidul 294 kasus, dan Kulonprogo 98 kasus. Penambahan kasus positif ini berdasarkan pemeriksaan harian terhadap 5.477 sampel dan 5.424 orang.

BACA JUGA: Miris! Rumah Sakit Jogja Penuh, Pasien Covid Meninggal di Tempat Parkir

Sementara total sampel yang diperiksa sebanyak 395.120 dan total orang yang diperiksa sebanyak 368.675 orang. 

Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan berdasarkan riwayat, penambahan kasus positif terbanyak dari tracing kontak kasus positif 1.411 kasus.

“Kemudian berdasarkan periksa mandiri 231 kasus, screening karyawan kesehatan 11 kasus, berdasarkan perjalanan luar daerah dua kasus, dan belum ada info atau belum diketahui riwayatnya sebanyak 10 kasus,” kata Ditya, Jumat (9/7/2021).

Pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus meninggal yang cukup banyak, yakni 44 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi  1.892 kasus. Penambahan kasus meninggal karena Covid-19 terbanyak dari Sleman 13 kasus, kemudian disusul Gunungkidul 11 kasus, Jogja sembilan kasus, Bantul enam kasus, dan Kulonprogo lima kasus.

Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 902 kasus, sehingga total sembuh menjadi 54.221 kasus. Penambahan kasus sembuh dari Jogja 325 kasus, Bantul 283 kasus, Kulonprogo 60 kasus, Gunungkidul 146 kasus, dan Sleman 78 kasus.

Angka kasus sembuh atau case recovery rate ini 74,73% menurun dibanding sebelumnya di angka 75,21%. Sementara angka kematian atau case fatality rate 2,61%. Adapun kondisi tempat tidur nonkritikal khusus pasien Covid-19 dari 1.333 tersedia sudah digunakan 1.287 tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) mencapai 96,55%. Sementara bed kritikal dari 140 tersedia sudah digunakan 113 tempat tidur sehingga BOR kritikal mencapai 80,71%.