Advertisement
Satgas Ungkap Penyebab Tingginya Kematian Covid-19 di Bantul
Foto ilustrasi: Tenaga pikul membawa jenazah dengan protokol COVID-19 untuk dimakamkan di TPU Cikadut, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021). - ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Kasus kematian akibat Covid-19 beberapa hari terakhir berada di kisaran angka 10 kasus per harinya. Progresivitas virus dinilai jadi penyebab tingginya angka kematian.
Angka kematian Covid-19 di Bantul per harinya dari 3-8 Juli secara berurutan yakni di angka 12, 10, 10, 11, 15, dan 15 kasus meninggal dunia. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menyebutkan tingginya angka kematian disebabkan karena progresivitas penularan virus yang tinggi. "Karena memang progresivitas penularan saat ini lebih tinggi," terangnya pada Jumat (9/7/2021).
Advertisement
BACA JUGA : Di tengah Pandemi Covid-19, Angka Kematian di Bantul
"Progresivitas terkait dengan virusnya sampai sekarang di DIY belum kita ketahui apakah sudah ada varian baru atau tidak. Semua pemeriksaan penelitian ada di UGM dan laboratorium yang ditunjuk Kemenkes," tambah pria yang kerap disapa Oki tersebut.
Progresivitas yang dimaksud Oki merujuk pada tingkat serangan virus Covid-19. Aspek tersebut disebutkan Oki berdampak pada tingkat penyebaran kasus dan meningkatnya risiko kematian. "[Virus] semakin cepat mudah menular dan semakin tinggi keganasannya," tandasnya.
Mengingat progresivitas kasus yang tinggi, Oki menyampaikan sejumlah upaya pencegahan dapat dilakukan. "Pencegahan, mengurangi terjadinya interaksi antar individu (PPKM Darurat). Pemberian obat seawal mungkin bagi yang terkonfirmasi. Pemisahan secepatnya orang terkonfirmasi dari lingkungan keluarga atau keluarga sekitarnya [isolasi selter]," katanya.
baca juga : Covid-19 DIY Bertambah 1.370 & 32 Orang Meninggal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polres Wonosobo Pastikan Balon Udara Lebaran 2026 Wajib Ditambatkan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Catat Lur, Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 22 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







