Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JETIS –Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mempermudah warga Jogja dari sisi pendaftaran vaksinasi Covid-19. Hal ini dengan memberikan akses pendaftaran secara daring melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS).
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pendaftar via JSS ini untuk warga Kota Jogja yang berusia minimal 12 tahun.
"Pendaftaran secara daring ini sekaligus menandai dimulainya vaksinasi untuk anak di Kota Jogja. Perlu diingat, jika usianya kurang dari sehari saja, tidak bisa mendaftar. Tunggu sehari lagi baru mendaftar,” kata Heroe di sela-sela peluncuran aplikasi pendaftaran vaksin di Bank BPD DIY, Jogja, Sabtu (10/7/2021).
BACA JUGA : Ada 19 RS & 25 Puskesmas di Sleman Layani Vaksinasi Anak
“Layanan pendaftaran secara daring ini sudah dibuka per hari ini. Langsung ada 32 warga yang mendaftar.”
Bagi warga yang hendak mendaftar via JSS, cukup membuka aplikasi JSS dan memilih menu kesehatan. Nantinya akan muncul menu pendaftaran vaksin. Warga tinggal mengisi beberapa data yang diperlukan. Harapannya pengisian data dapat berlangsung kurang dari 10 menit agar pendaftaran tidak dianggap batal.
Selain itu, warga juga bisa memilih lokasi pelaksanaan vaksin dan waktunya. Namun untuk tahap awal pendaftaran secara daring melalui JSS ini, vaksinasi akan berlangsung di area parkir GL Zoo pada Selasa hingga Kamis.
“Untuk selanjutnya, kami akan mengalihkan seluruh proses pendaftaran vaksinasi melalui aplikasi ini. Termasuk pendaftaran vaksinasi reguler yang selama ini dilakukan di 18 Puskesmas, 13 rumah sakit, dan dua klinik,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jogja.
BACA JUGA : Di Sleman, Anak Usia 12 Tahun ke Atas Mulai Didaftar untuk
Dengan sistem pendaftaran daring via JSS, harapannya perhitungan capaian vaksin khusus warga Jogja bisa lebih mudah. Selama ini kegiatan vaksinasi di Kota Jogja juga terbuka untuk warga dari kabupaten lain, terlebih jika warga tersebut bekerja di Kota Jogja.
Hingga saat ini, capaian vaksinasi yang dilakukan Pemkot Jogja untuk dosis pertama sudah lebih dari 170.000 sasaran. Jumlah ini baik menggunakan vaksin Sinovac maupun AstraZeneca. “Khusus untuk Juli ini, kami akan menggunakan vaksin Sinovac, karena AstraZeneca sementara sudah habis,” kata Heroe.
Dengan segala kemudahan ini, Heroe berharap bisa segera terbentuk kekebalan komunal di Kota Jogja. Dengan perhitungan 70 persen warga telah mendapat vaksin, maka targetnya yaitu sekitar 300.000 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani, kasus Covid-19 lebih banyak dialami oleh warga usia produktif rentang usia 20-59 tahun. Sedangkan untuk anak dari usia nol hingga usia 19 tahun tergolong sedikit.
BACA JUGA : Siap-siap! Jogja Segera Buka Vaksinasi untuk Anak
“Program vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 12-17 tahun kami menggunakan Sinovac, karena sudah mendapat izin. Dosis yang diberikan pun sama seperti dosis yang diperoleh orang dewasa. Jarak pemberian antara vaksin pertama dan kedua juga minimal 28 hari,” kata Emma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.