Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mulai menerima pendaftaran vaksinasi bagi anak usia 12 tahun ke atas. Pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun dilaksanakan di 19 rumah sakit, lima Klinik dan 25 puskesmas se-Sleman.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan setelah melewati program vaksinasi Covid-19 tahap pertama (tenaga medis) dan kedua (pelayan publik) saat ini sudah masuk program vaksinasi tahap ketiga. Pada tahap ketiga ini, Dinkes menyasar kalangan masyarakat rentan.
"Mulai Juli ini di Kabupaten Sleman, kami menyasar kalangan masyarakat rentan. Seperti anak usia 12 tahun ke atas (12-17 tahun) dan 18 tahun ke atas," katanya, kepada Harian Jogja, Minggu (4/6/2021).
Baca juga: Puluhan Pasien Meninggal karena Kehabisan Oksigen di RSUP Dr Sardjito, Polda DIY Kerahkan 100 Tabung
Menurut Joko, pemberian vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak usia 12 tahun ke atas ini tidak berbeda dengan orang dewasa. Jenis vaksin yang diberikan adalah Sinovac, dengan interval 28 hari.
Dijelaskan Joko, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Sleman cukup tinggi. Hingga awal Juli, katanya, capaian vaksinasi di Sleman untuk dosis I mencapai 125% dan dosis II mencapai 75%. Jika dihitung jumlah penduduk yang divaksin baru mencapai 230.000 orang. Jumlah tersebut, lanjutnya, masih jauh untuk memenuhi health immunity 70% penduduk Sleman.
Oleh karenanya, Dinkes mengajukan izin untuk memperluas cakupan vaksinasi ke kelompok usia dibawah 50 tahun, kelompok 18 tahun plus dan anak usia 12-17 tahun. Pengajuan tersebut pun disetujui. "Untuk stok vaksin Covid-19 untuk awal Juli ini masih ada 53.580 dosis," katanya.
Baca juga: Ribuan Karyawan Mal di Jogja Terancam PHK
Pelayanan vaksinasi bagi anak 12-17 digelar di 19 Rumah Sakit meliputi, RSUP dr Sardjito, RSUD Sleman, RS UGM, RSUD Prambanan, RS Bhayangkara, RS Mitra Paramedika, RS Gramedika 10,
RS Grhasia, dan RS Mitra Sehat. Selain itu, RS UAD, RS Panti Rini, RS Panti Nugroho, RS Puri Husada, RS Atturots, RS Charitas, RS PKU Gamping, RS Arvita Bunda, RSIY PDHI, dan RS Sakina Idaman.
Selain 19 RS, pelaksanaan vaksin digelar di lima klinik meliputi Klinik Parama Satwika, Klinik Kartika 0732, Klinik KKP, Klinik GMC, Klinik Poltekes Jogja serta 25 Puskesmas se Kabupaten Sleman. Untuk mendapatkan layanan vaksinasi, persyaratannya terdaftar sebagai warga Sleman yang berKTP Sleman/KK (bagi anak)/berdomisili di Sleman/Bekerja di wilayah Kabupaten Sleman.
"Bagi masyarakat disarankan untuk segera mendaftarkan diri, mulai dari anak usia 12 tahun, keluarga, sanak saudara melalui link daftarvaksin.slemankab.go.id untuk mendapatkan layanan vaksinasi," kata Ketua Pokja KIPI Sleman Novita Krisnaeni.
Setelah mendaftar, masyarakat dihimbau untuk menghubungi masing-masing faskes terdekat sesuai lokasi pendaftaran terkait jadwal pemberian vaksinasi. Ke depan, Dinkes akan mengupayakan penambahan fasilitas kesehatan secara bertahap guna percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.