OPINI: Pemilu Serbia dan Brasil: Gelombang Antikemapanan Lintas Benua?
Pemilu Serbia dan Brasil menunjukkan perbedaan gelombang antikemapanan. Simak faktor pemicu dan tiga skenario politik dunia hingga 2027.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan merekrut 200 mahasiswa tingkat akhir menjadi relawan kesehatan untuk membantu menangani pasien COVID-19 di provinsi ini.
"Target kami 200 mencakup seluruh tenaga kesehatan (nakes). Mudah-mudahan adek-adek kita memang punya dedikasi yang tinggi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie dalam sesi wawancara dengan wartawan secara virtual di Yogyakarta, Kamis (15/7/2021).
Menurut Pembajun, relawan kesehatan diperlukan untuk membantu menangani pasien COVID-19 di DIY yang jumlahnya terus bertambah. Apalagi dalam waktu dekat Pemda DIY akan membuka sejumlah rumah sakit lapangan.
Sebanyak 200 relawan yang dibutuhkan bukan hanya perawat. Namun juga tenaga kesehatan lainnya termasuk ahli teknologi laboratorium medis (ATLM), radiografer, hingga apoteker.
BACA JUGA: Ini Aturan Kemenag pada Perayaan Iduladha 1442 H
"Mereka akan membantu perawatan pasien kategori ringan hingga sedang yang tidak perlu memakai ventilator dan peralatan lainnya," kata dia.
Sejumlah institusi pendidikan kesehatan di DIY, menurut Pembajun, akan membantu Pemda DIY untuk memobilisasi mahasiswanya. Tugas mereka sebagai relawan akan dicatat sebagai Praktik Kerja Lapangan (PKL).
"Sehingga kegiatan mereka akan menjadi bagian dari menyelesaikan pendidikan. Tentunya tetap diawasi dosen yang mengampu," kata dia.
Meski demikian, Pembajun memastikan tidak ada paksaan untuk bergabung menjadi sukarelawan membantu penanganan pasien COVID-19.
"Kalau saya sebagai seorang nakes ya harus siap membantu sesama. Sudah ada sumpahnya, tapi kita juga tidak bisa memaksakan kalau keluarga keberatan, nanti dikira melanggar HAM," kata dia.
Pembajun menuturkan hingga saat ini sudah ada sejumlah bangunan yang siap diproyeksikan menjadi RS lapangan yang diharapkan mampu menambah kapasitas tempat tidur pasien COVID-19 di DIY. Di antaranya Hotel UC UGM dan Wisma Kagama, Balai Pusdiklat KemenPU, Rusun BBWS, Kampus Respati, serta Asrama UNY.
Upaya itu dilakukan mengingat angka keterisian tempat tidur (BOR) di 27 rumah sakit rujukan di DIY sudah mencapai di atas 95 persen.
"Ini kalau ada lampu merah, kuning, hijau, (kapasitas rumah sakit) sudah merah. Kita sudah sangat prihatin dengan kondisi rumah sakit yang ada," ujar Pembajun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemilu Serbia dan Brasil menunjukkan perbedaan gelombang antikemapanan. Simak faktor pemicu dan tiga skenario politik dunia hingga 2027.
DPR berencana membahas RUU Penyadapan pada Desember 2026 setelah RUU Perampasan Aset rampung. Regulasi ini untuk mengatur batas dan mekanisme penyadapan.
Polres Gunungkidul mengungkap dua kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. Polisi mengamankan dua truk, 12 barcode, dan 35 pelat nomor.
PSS Sleman menang 6-0 atas PSGC Ciamis di I.League Cup 2026/2027. Pieter Huistra memuji penampilan para pemain muda Super Elang Jawa.
Administrasi Risto Vidakovic belum rampung. Guntur Cahyo Utomo masih memimpin PSIM saat menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung.
Kapolri menegaskan penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal dengan tiga personel Polri sebagai tersangka murni proses penegakan hukum.