Bantuan Modal Usaha Tanpa Agunan 2026, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Lurah Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yuni Ardi Wibowo saat memimpin tim pemulasaran jenazah infeksius Covid-19. /Ist.
Harianjogja.com, BANTUL--Tingginya kematian pasien Covid-19 di Bantul beberapa waktu terakhir yang tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga pemulasaran dan pemakaman membuat sejumlah pihak turun langsung ke lapangan. Salah satunya yang dilakukan oleh Lurah Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yuni Ardi Wibowo.
Yuni mengaku adanya peningkatan jumlah kematian di wilayahnya dalam beberapa waktu terakhir membuat 8 anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bangunharjo yang bertugas melakukan pemulasaran dan pemakaman jenazah infeksius Covid-19 kewalahan. Oleh karena itu, dirinya memutuskan untuk turun ke lapangan dan membantu pemulasaran jenazah.
BACA JUGA : Anggota Dewan Ikut Jadi Sukarelawan Kubur Jenazah Covid
"Karena menggunakan APD lengkap, keluarga almarhumah biasanya tidak mengetahui, jika saya turun dan membantu pemulasaran," kata Yuni, Rabu (21/7/2021).
Menurut Yuni, dengan tidak diketahuinya dirinya sebagai lurah dan ikut melakukan pemulasaran, maka dirinya merasa lebih leluasa saat membantu pemulasaran.
Yuni mengungkapkan, biasanya usai tim pemulasaran menyelesaikan tugasnya, maka akan langsung disusul oleh tim pemakaman yang akan menguburkan jenazah. Sejauh ini, ada dua petugas dari FPRB di setiap dusun di Bangunharjo, yang siap menguburkan jenazah.
Sementara untuk memastikan keamanan baik petugas pemulasaran maupun pemakaman, Yuni memastikan APD yang dikenakannya bersama dengan petugas lainnya aman, tertutup rapat dan tidak mengalami kebocoran.
"Karena jenazah yang kami pulasarakan dan makamkan adalah jenazah Covid-19. Maka kami cek benar-benar APD yang kami kenakan. Jangan ada celah dan kebocoran," ucap Yuni.
BACA JUGA : Tim Pemakaman Sleman Kubur 98 Jenazah Covid-19
Sekda Bantul, Helmi Jamharis mengaku terus mendorong tiap kalurahan di Bumi Projotamansari untuk memiliki tim pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19. Jika tidak, maka pemulasaran dan pemakaman jenazah akan ditangani oleh kalurahan lain dan tim pemakaman dan pemulasaran dari Satpol PP Bantul.
"Kami berharap agar ada gotong royong menyelesaikan persoalan tersebut," katanya.
Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan, sejauh ini dari 75 kalurahan yang ada di Bantul, hanya ada enam kalurahan yang bisa melakukan pemulasaran dan pemakaman sendiri untuk pasien Covid-19. Sedangkan 25 lainnya baru dalam tahap akan siap melakukan pemulasaran dan pemakaman sendiri.
“Sementara sisanya belum siap untuk melakukan pemulasaran dan pemakaman. Untuk itu mereka meminta bantuan tim kami,” jelas Yulius.
BACA JUGA : Covid-19 di Jogja Masih Bergejolak, Hari Ini 2.119 Orang
Sementara terkait dengan biaya pemulasaran dan pemakaman, lebih lanjut Yulius mengungkapkan, 15 pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat isolasi mandiri tersebut pemulasaran dan pemakamannya sepenuhnya ditanggung oleh APBD Bantul. Sebab, Satpol PP memiliki paket pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19 sebanyak 15 paket.
“Paket itu sudah habis. Kami kemudian ajukan lagi 15 paket melalui BTT [Biaya Tidak Terduga] dan justru mendapatkan 20 paket. Saat ini tinggal ploting paket,” ucap Yulius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Banjir bandang melanda Arosuka, Solok, Senin malam. SAR Padang mengirim personel dan peralatan untuk penanganan awal serta evakuasi.
Uji emisi gratis digelar Pemkot Jogja pada 22 dan 24 September 2026 di Plaza Balaikota. Catat jadwal dan lokasinya.
Topan Dujuan menerjang Jepang, hampir 2 juta warga diperintahkan evakuasi. Puluhan ribu warga terdampak listrik padam dan layanan transportasi terganggu.
Mentan Amran menyebut pengembangan bioetanol nasional berpotensi menciptakan 8 juta lapangan kerja melalui tebu, singkong, dan jagung.
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.