Advertisement
Antisipasi Lonjakan Wisatawan, TPR Bantul Siagakan 120 Petugas
Wisata Pantai Parangtritis, Bantul / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul meningkatkan kesiapan layanan wisata dengan menambah jumlah personel pemungut retribusi di tempat pemungutan retribusi (TPR) hingga tiga kali lipat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, mengatakan jumlah petugas retribusi yang bertugas di seluruh TPR destinasi wisata Bantul pada hari biasa mencapai sekitar 40 orang. Selama masa libur Nataru, jumlah tersebut ditingkatkan menjadi sekitar 120 orang.
Advertisement
“Sebagai antisipasi lonjakan potensi jumlah wisatawan selama Nataru, untuk pelayanan di TPR kita menambah personel dari sekitar 40 orang petugas retribusi menjadi tiga kali lipat atau sekitar 120 orang,” kata Saryadi di Bantul, Rabu (24/12/2025), dikutip Kamis (25/12/2025).
Seluruh petugas TPR tersebut disiagakan sejak libur Natal hingga setelah perayaan Tahun Baru. Penebalan personel difokuskan pada destinasi dengan potensi lonjakan pengunjung tertinggi, terutama kawasan wisata pantai selatan Bantul.
BACA JUGA
Menurut Saryadi, penambahan personel ini diharapkan mampu memastikan pelayanan tiket masuk berjalan lancar dan seluruh wisatawan terlayani dengan baik, sekaligus meminimalkan potensi kebocoran retribusi di tengah meningkatnya arus kunjungan.
“Harapannya semua pengunjung bisa terlayani dengan baik dan tidak ada wisatawan yang tidak membayar retribusi, meskipun terjadi lonjakan kunjungan,” ujarnya.
Meski demikian, Dinas Pariwisata Bantul tidak memasang target khusus jumlah kunjungan wisatawan selama libur Nataru. Hal tersebut lantaran sektor pariwisata Bantul sangat dipengaruhi kondisi cuaca, mengingat mayoritas destinasi wisata yang dikelola merupakan wisata alam.
“Kita tidak pasang target kunjungan untuk Nataru ini, kita mengalir saja. Mudah-mudahan minimal sama dengan tahun kemarin, karena Nataru tahun lalu jumlah kunjungan mencapai sekitar 200 ribu wisatawan dari 20 Desember sampai 5 Januari,” katanya.
Ia menambahkan, libur akhir tahun 2025 bertepatan dengan musim hujan yang berpotensi disertai cuaca ekstrem. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Bantul.
“Mudah-mudahan tidak ada cuaca ekstrem. Wisata kita mayoritas wisata alam, sehingga sangat sensitif terhadap cuaca. Kalau tidak hujan, insyaallah tingkat kunjungan bisa lumayan,” ucapnya.
Saryadi juga mengungkapkan bahwa tren kunjungan wisatawan ke destinasi Bantul, khususnya kawasan pantai selatan, sudah mulai mengalami peningkatan menjelang perayaan Natal 2025. Ia berharap tren positif tersebut dapat berlanjut hingga akhir masa libur Tahun Baru.
“Saat ini sudah ada peningkatan kunjungan. Kalau selama Nataru ini bisa mencapai sekitar 200 ribu pengunjung, itu sudah lumayan di tengah kondisi seperti sekarang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KY Buka Pendaftaran Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Tahun 2026
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Rute Sawah ke Tol Jogja Solo GT Purwomartani Dihapus dari Google Maps
- Bupati Gunungkidul Tolak Mobil Dinas Baru Rp1,5 Miliar
- Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
Advertisement
Advertisement





