Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN-Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM dan Gadjah Mada Medical Center (GMC) bersinergi dengan Dinas Kesehatan Sleman untuk melaksanakan vaksinasi selain bagi civitas UGM, RSA dan GMC juga kepada masyarakat umum. Hal itu untuk mendukung program vaksinasi Covid-19.
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSA UGM, Ade Febrina, menjelaskan RSA UGM bersama Dinas Kesehatan Sleman, berkomitmen segera menghentikan rantai penyebaran infeksi Covid-19. “Dengan pemberian vaksinasi, harapannya herd immunity segera terbentuk di masyarakat dan pandemi segera berakhir," ujarnya, Rabu (21/7/2021).
RSA UGM sudah memberikan layanan vaksinasi kepada masyarakat sejak 14 Januari lalu dengan sasaran pemberian pertama kepada tenaga kesehatan (nakes). Kemudian pada Juni lalu RSA UGM bersama GMC terlibat dalam kegiatan vaksinasi massal dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-75 di Jogja City Mall dan Sleman City Hall.
Vaksinasi massal juga diselenggarakan di UGM pada bulan Maret hingga Mei dengan sasaran penerima kalangan dosen dan tenaga kependidikan UGM, masyarakat di sekitar kampus UGM, serta dosen dan tenaga kependidikan dari perguruan tinggi di DIY. Kegiatan ini didukung tenaga medis dari RSA UGM, GMC, dan RSUP Dr. Sardjito.
Baca juga: Sebanyak 78 Warga DIY Hari Ini Meninggal Dunia karena Covid-19
Hingga kini, RSA UGM masih melayani vaksinasi kepada masyarakat sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan. "Sampai sekarang, RSA UGM masih berperan aktif dalam memberikan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat sesuai sasaran prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah," katanya.
Di samping itu, GMC juga mulai memberikan layanan vaksinasi kepada masyarakat pada bulan ini dengan sasaran vaksinasi berjalan sekitar 550 orang. Sesuai dengan arahan Dinas Kesehatan Sleman, sasaran vaksinasi yakni warga Sleman atau yang berdomisili Sleman usia 12 tahun ke atas.
Kepala GMC, Yayuk Soraya, menuturkan GMC terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Sleman terutama terkait persyaratan, alur, serta sasaran vaksinasi. "Pendaftaran dan pengambilan jadwal dilakukan melalui daftarvaksin.slemankab.go.id," ungkapnya.
Dengan adanya program percepatan vaksinasi ini target cakupan vaksin terus ditambah setiap minggunya. Untuk alur dan persyaratan ia akui memang masih terus ada perubahan karena diharapkan proses vaksinasi menjadi mudah, cepat, aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Masyarakat dapat mengetahui informasi terkait layanan vaksin Covid-19 di GMC melalui laman gmcugm.ac.id atau melalui instagram @klinik_gmc. Di samping melaksanakan vaksinasi, GMC juga terus berperan dalam penanganan Covid-19 melalui aktivitas testing, tracing, dan treatment terutama bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri di selter-selter yang dikelola UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional.
Kanada lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 berkat gol Stephen Eustaquio pada injury time.
Jadwal SIM Keliling Jogja hari ini, Senin 29 Juni 2026, melayani perpanjangan SIM A dan SIM C di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30 WIB.
Satpol PP Bantul menindak tiga pelanggar perda reklame melalui sidang tipiring sebagai upaya memperkuat ketertiban ruang publik dan kepastian hukum.
DPAD DIY mempercepat digitalisasi arsip sejarah, mulai dokumen, kaset, VHS hingga piringan hitam agar tetap lestari dan mudah diakses.