Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Foto ilustrasi Ambulans./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Nomor telepon ambulans di Gunungkidul ada beberapa yang bisa menjadi pilihan warga. Ambulans lebih sering dibutuhkan warga di masa pandemi Covid-19 ini.
Banyak warga yang sakit harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena masih dalam kondisi pandemi, maka warga sebaiknya tidak menggunakan mobil sembarangan saat mengangkut pasien tersebut.
Ambulan menjadi pilihan tepat saat hendak membawa pasien. Selain rumah sakit, saat ini banyak organisasi menyediakan ambulans yang bisa digunakan untuk umum.
Berikut daftar kontak penyedia jasa ambulans di Gunungkidul, dikutip dari poster Humas Pemda DIY:
Gunungkidul
PC NU Gunungkidul 081227273458
MWC NU Patuk 08112651926
Ambulans Banser Semanu 081390078087
Ranting Bleberan 08112911926, 081328491474
MWC NU Semin 083832001926
MWC NU Karangmojo 08172719298, 081931786610
Itulah nomor kontak ambulans di Gunungkidul. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Kemantren Gedongtengen menyiapkan pertanian perkotaan sebagai wisata edukasi berbasis masyarakat melalui kolaborasi Poktan, KWT, dan Pokdarwis.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Prof. Romli Atmasasmita optimistis Tim 9 Kejagung mampu menuntaskan penyidikan kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Badan Geologi melaporkan aktivitas Gunung Sorikmarapi meningkat signifikan. Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah.
Komdigi mencatat 9,3 juta pelanggan telah registrasi SIM biometrik hingga Juli 2026. Pemerintah menargetkan 18 juta pelanggan pada akhir tahun.