Paket Obat & Vitamin Gratis Mulai Disalurkan ke Warga Bantul yang Isoman

Foto ilustrasi. - Reuters/Srdjan Zivulovic
23 Juli 2021 13:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Bantul dipastikan mulai mendapatkan paket obat Covid-19 gratis berupa vitamin dan obat-obatan untuk warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Adapun penyaluran paket obat Covid-19 ke pasien yang isoman oleh para tentara Bintara Pembinaan Desa (Babinsa).

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengatakan sejauh ini penyaluran paket obat Covid-19 gratis melalui program TNI sudah mulai terealisasi beberapa hari yang lalu. Selain melibatkan puskesmas dalam hal pendataan, pembagian obat juga langsung dilakukan oleh Babinsa masing-masing.

“Sudah. Obat untuk pasien isoman dari program TNI sudah berjalan beberapa waktu. Dan yang membagikan adalah anggota TNI dengan data dari puskesmas,” kata pria yang akrab dipanggil Oki ini, Jumat (23/7/2021).

BACA JUGA: Mantap! RUU PKS Bakal Atur Praktik Kekerasan Seksual di Dunia Digital

Mengenai berapa banyak paket yang dibagikan, Oki enggan merinci jumlahnya. Ia hanya membenarkan jika ada obat paket 2 dan paket 3 sudah mulai disalurkan. Obat paket 2 yaitu vitamin dan obat untuk isoman dengan keluhan demam dan kehilangan penciuman. Sedangkan paket 3 berisi vitamin dan obat untuk isoman yang panas dan batuk kering.

Sementara terkait dengan pembagian obat Covid-19 gratis dari Pemda DIY, Oki mengaku sampai saat ini belum mengetahui. Kendati demikian, sistem yang digunakan untuk penyaluran obat Covid-19 gratis melalui para Babinsa ini bisa diaplikasikan untuk pembagian obat Covid-19 dari Pemda DIY. “Yang jelas puskesmas mempunyai sistem masing-masing dalam membagi obat,” jelasnya.

Terpisah Kepala Puskesmas Pleret Erni Rochmawati mengatakan ada 500 pasien Covid-19 di wilayahnya yang menjalani isoman. Sejumlah langkah juga telah dilakukan untuk penanganan pasien Covid-19 yang harus menjalani isoman. Salah satunya adalah mendiagnosa kondisi pasien Covid-19 yang menjalani isoman sebelum nantinya mendapatkan obat Covid-19 gratis.

“Ini sudah kami lakukan. Termasuk distribusi obat. Kebetulan kami juga mendapatkan tambahan obat dari TNI. Ada total 18 paket yang terdiri dari 9 paket yang dibungkus warna hijau dan 19 paket dibungkus dengan warna orange. Untuk warga yang isoman dan tidak mendapatkan paket, tetap kami usahakan untuk mendapatkan obat,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi telah meminta TNI untuk mendistribusikan paket obat gratis kepada pasien Covid-19 yang sedang menjalani isoman. Ada tiga paket obat yang disalurkan dan pasokan diatur oleh Kementrian BUMN.