77 Kalurahan di Sleman Masuk Zona Merah

Ilustrasi. - Freepik
25 Juli 2021 16:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dalam peta epidemologi Covid-19 Sleman yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman dari 86 kalurahan sebanyak 77 kalurahan masuk zona merah. Kondisi ini nyaris tak berubah sejak awal Juli.

Dari 86 kalurahan di Sleman hanya lima kalurahan yang masuk zona oranye dan empat kalurahan masuk zona kuning. Tidak ada satupun kalurahan di Sleman yang masuk zona hijau. "Saat ini kita sudah community transmission sehingga makin banyak yang ditracing makin banyak yang ketemu positif Covid-19," kata Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo, Minggu (25/7/2021).

BACA JUGA : Mayoritas Desa di Sleman Zona Merah Covid, Tak Ada yang

Berdasarkan data Epidemologi Covid-19 Dinkes Sleman, jumlah kalurahan yang masuk zona merah (tingkat penularan tinggi) ini tak berubah sejak awal Juli. Begitu juga dengan lima kalurahan zona oranye (tingkat penularan sedang), masing-masing Sendangrejo (Minggir), Candibinangun (Pakem), Wukirharjo (Prambanan), Merdikorejo dan Lumbungrejo (Tempel).

Sementara empat kalurahan yang masuk zona kuning (tingkat penularan rendah) semuanya berada di Kapanewon Minggir. Masing-masing Sendangagung, Sendangsari, Sendangmulyo dan Sendangarum.

Zonasi kalurahan ini tidak terlepas dari kondisi penularan Covid-19 di tiap-tiap RT. Jumlah RT yang masuk dalam zona merah di Sleman saat ini sebanyak 105 RT. Jumlah tersebut menurun sedikit dibandingkan pekan sebelumnya sebanyak 111 RT.

Kalurahan Ambarketawang (Gamping) memiliki jumlah RT zona merah paling tinggi sebanyak 21 RT, dengan 28 RT zona oranye dan 58 RT zona kuning. Disusul Caturtunggal (Depok) dengan jumlah RT zona merah sebanyak 18 RT, 49 RT zona oranye dan 105 RT zona kuning.

Kemudian, Kalurahan Condongcatur (Depok) jumlah RT zona merah sebanyak 11 RT, 27 RT zona oranye dan 71 RT zona kuning. Posisi keempat, Kalurahan Balecatur (Gamping) dengan RT zona merah sebanyak 9 RT, 32 RT zona oranye dan 66 RT zona kuning.

BACA JUGA : 28 RT di DIY Masuk Zona Merah Corona

Sebelumnya, Lurah Balecatur Kapanewon Gamping Andri Septiyanto mengatakan saat ini ada sekitar 50 KK yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Pihak kalurahan saat ini membutuhkan sembako untuk dibagikan ke warga yang menjalani isolasi. "Warga yang isoman kami bantu dengan sembako berupa 10 kg beras, minyak, mie dan telur," katanya.

Sampai saat ini ada sekitar 600an warga Balecatur yang terpapar Covid-19. Jumlah tersebut terhitung sejak Januari 2021 lalu. "Paling banyak terpapar selama Juni dan Juli ini. Kami berharap kebutuhan sembako bagi warga yang isoman bisa terpenuhi," katanya.

Target Tracing

Meski jumlah RT dengan zona merah (tingkat penularan tinggi) di Sleman turun sebanyak 6 RT, namun untuk zonasi penularan Covid-19 lainnya mengalami peningkatan.

Untuk RT zona oranye (tingkat penularan sedang) meningkat dari sebelumnya 475 RT saat ini tercatat sebanyak 540 RT. Begitu juga dengan RT zona kuning, naik dari 2.800 RT menjadi 2.908 RT.

Kondisi tersebut berakibat pada turunnya jumlah RT zona hijau (tidak ada kasus) dari sebelumnya 3.944 RT saat ini 3.777 RT. Dinkes, lanjut Joko akan terus memenuhi target testing. Sementara ini target testing di Sleman tinggi yakni 2.712 tes per hari. Target 2.712 per hari sampai 20 Juli lalu tercapai 62.5%.

"Kami tetap melakukan tracing sesuai target. Ini karena tracingnya di Sleman gencar sehingga testingnya tinggi. Efek PPKM Darurat sendiri kalau diterapkan secara konsisten dan ketat baru akan terlihat pada akhir Juli," katanya.

BACA JUGA : Semua Kabupaten/Kota di DIY Zona Merah Covid, Kecuali 

Dia berharap RT yang masuk zona merah dilakukan pembatasan mobilitas masyarakat. Hal ini mengacu pada Instruksi Bupati terkait PPKM No. 19/INSTR/2021 Diktum ketiga huruf (i) disebutkan, dalam kondisi kondisi penularan meluas di komunitas maka intervensi yang lebih ketat dengan membatasi mobilitas masyarakat perlu dilakukan.

"Jika diterapkan dengan benar dan konsisten lockdown mikro untuk zona merah RT sangat efektif menurunkan laju penularan," katanya.