Sekda DIY Tegaskan Data Covid-19 yang Dipublikasi Konkret Agar Warga Hati-hati

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji. - Ist/Dok Humas Pemda DIY
27 Juli 2021 17:27 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY mengakui penularan Covid-19 di DIY masih cukup tinggi berdasarkan hasil tracing kontak kasus pisitif Covid-19. Bahkan per 27 Juli 2021 ini terjadi penambahan kasus positif sebanyak 2.732 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 110.177 kasus.

Pemda DIY justeru bersyukur kasus masih tinggi artinya banyak kasus positif yang ditemukan. “Harapannya tentu lebih efektif dan kita sampaikan laporan itu apa adanya. Kalau banyak ya kita laporkan banyak, kalau sedikit ya kita laporkan sedikit dengan harapan kita punya data yang konkret lalu masyarakat tahu kalau tingkat penularan [Covid-19 di DIY masih] tinggi jadi harus hati-hati,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Selasa (27/7/2021).

Baskara Aji mengatakan sebagian besar kasus Covid-19 yang tercatat adalah berdasarkan hasil tracing dan testing yang masif dilakukan untuk menemukan siapa saja yang terpapar. Dia menyampaikan terimakasih kepada petugas tenaga kesehatan maupun petugas laboratorium yang memeriksa sampel yang sudah bekerja benar dan keras untuk bisa menemukan orang-orang yang positif supaya tidak melularkan lagi kepada orang lain.

Baca juga: Siap-siap, 16.080 Pelajar SMA/SMK di Kulonprogo Bakal Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

Dengan banyaknya kasus ditemukan akan semakin mudah bagi pemerintah untuk memetakan kasus sehingga bisa menekan penularan lebih meluas lagi. Kasus tertinggi saat ini masih di dominasi oleh Bantul dan Sleman, karena yang terpapar di dua kabupaten tersebut memang banyak sehingga penularannya juga tinggi.

“Kalau satu orang bisa menularkan pada 3-4 orang, kalau orangnya makin banyak kan tertular juga makin banyak,” ujar Baskara Aji.

Disinggung soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro maupun darurat yang belum efektif menurunkan kasus, Baskara Aji justeru menyatakan sangat efektif. Menurut dia, PPKM dapat menurunkan mobilitas masyarakat. Namun karena memang penularan Covid-19 di masyarakat masih tinggi sehingga kasusnya tetap tinggi.

Baskara Aji menyatakan justeru jika tidak diberlakukan PPKM kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY bisa mencapai angka di atas 3.000an. Saat ini kasus terkonfirmasi masih di angka 2.000an.

Sumber : Suara.com