Kebakaran 4 Hektare di Bantul, 3 Titik Api Masih Menyala
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebanyak 16.080 pelajar yang duduk di bangku SMA maupun SMK di kabupaten Kulonprogo menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 yang nantinya dilakukan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo. Vaksinasi kepada pelajar rencananya dilaksanakan pada Agustus 2021.
Kepala Seksi Pelayanan Balai Dikmen Kulonprogo, Suharyanto, mengatakan sebanyak 16.080 pelajar yang didapuk sebagai calon penerima vaksin Covid-19 tersebut terdiri dari 5.002 siswa SMA dan 11.078 siswa SMK.
"Pelaksanaannya (Vaksinasi Covid-19) menyasar siswa kelas XII, XI kemudian X. Berdasarkan catatan dari kami, respons siswa terkait dengan adanya program vaksinasi Covid-19 ini bagus ya. Mereka juga mendukung kegiatan (vaksinasi Covid-19) tersebut," kata Suharyanto pada Selasa (27/7/2021).
Baca juga: Desa di Bantul Harus Anggarkan Minimal 8% untuk Covid-19, Termasuk Bansos Warga Terdampak
Upaya vaksinasi Covid-19 kepada puluhan ribu pelajar SMA maupun SMK juga sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo. Hasilnya, Balai Dikmen Kabupaten Kulonprogo nantinya akan melakukan pendataan ke tiap-tiap sekolah.
"Kami nantinya akan menyiapkan data siswa. Kami juga siapkan form screening yang nantinya akan diisi oleh masing-masing siswa satu hari sebelum pelaksanaan vaksinasi. Kami menargetkan upaya vaksinasi kepada pelajar SMA maupun SMK dilakukan pada Agustus 2021 mendatang," kata Suharyanto.
Pelaksanan vaksinasi Covid-19 kepada pelajar SMA maupun SMK di kabupaten Kulonprogo nantinya akan dilakukan di Puskesmas yang berada di masing-masing sekolah. Dalam kurun waktu satu hari, vaksinasi rencananya dilaksanakan kepada 100 sampai dengan 150 siswa.
Baca juga: Walikota Jogja Targetkan Seluruh Warga Jogja yang Penuhi Syarat Tervaksin pada 17 Agustus
"Nantinya kita akan bagi ya. Tiap puskesmas melakukan vaksinasi kepada 50 siswa per dua jamnya agar tidak terjadi kerumunan. Selain itu, petugas vaksinasi Covid-19 kan terbatas ya jumlahnya. Dala pelaksanaannya, kami minta pelajar untuk mematuhi Protokol Covid-19," ujar Suharyanto.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan upaya vaksinasi kepada sejumlah pelajar SMA maupun SMK di kabupaten Kulonprogo sebenarnya bisa dilakukan di masing-masing sekolah.
"Sekolah yang rencananya melaksanakan kegiatan vaksinasi harus memenuhi sejumlah syarat. Di antaranya, lokasi yang luas dan tempat khusus observasi pasca imunisasi agar tidak terjadi kerumunan," kata Baning.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Firefox iOS kini hadirkan pemblokir iklan bawaan tanpa ekstensi. Aktifkan di Settings > Browsing > Content. Beda dengan ETP, ini khusus filter iklan
13 dampak buruk terlalu sering nonton TV: kurang gerak, berat badan naik, gangguan tidur, hingga produktivitas menurun. Simak cara bijak menonton TV.
PSS Sleman mematangkan taktik bola mati jelang Super League 2026/2027 untuk mencetak gol sekaligus meredam set piece lawan.
KPK menggeledah delapan rumah dan Rektorat Unsoed terkait dugaan pengondisian penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.
10 negara paling indah di dunia 2026 versi World Population Review. Yunani peringkat 1, disusul Selandia Baru, Italia, Swiss, Spanyol, dan Thailand.