Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Foto ilustrasi. /Antara Foto-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pendaftaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Gunungkidul resmi ditutup pada Senin (26/7/2021). Total ada 2.845 pendaftar untuk mengisi kebutuhan pegawai sebanyak 1.411 formasi.
Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Reni Linawati mengatakan pendaftaran ASN di lingkup pemkab sudah resmi ditutup. Adapun proses memasuki seleksi administrasi berkas untuk para pelamar.
Dia menjelaskan, untuk rekrutmen di tahun ini ada 1.411 formasi. Adapun rinciannya, sebanyak 98 formasi untuk CPNS, sisanya sebanyak 1.258 formasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) guru dan P3K non guru ada 55 formasi.
Baca juga: Ribuan Nakes Meninggal Dunia Karena Covid-19, Ada yang Kesulitan Mendapat Tempat Perawatan
Hingga pendaftaran ditutup, formasi CPNS diminati sebanyak 1.351 pelamar. Sedang P3K guru ada 1.407 pendaftar dan P3K non guru sebanyak 87 pelamar. “Kalau ditotal keselurhan yang mendaftar ada 2.845 orang,” katanya, Selasa (27/7/2021).
Meski sudah resmi ditutup, Reni belum mau mengungkapkan data rinci berkaitan dengan pelamar seperti formasi yang diminati hingga paling sedikit pelamarnya. Ia berdalih masih harus melakukan seleksi administrasi berkas yang masuk sehingga akan diketahui jumlah pasti pendaftar yang masuk.
“Memang ada yang mendaftar, tapi dimungkinan bisa kosong karena tidak memenuhi syarat saat seleksi administrasi. Jadi, kepastian detail masih harus menunggu selesainya masa sanggah melalui pengumuman hasil seleksi,” ujarnya.
Baca juga: Desa di Bantul Harus Anggarkan Minimal 8% untuk Covid-19, Termasuk Bansos Warga Terdampak
Ditambahkan dia, proses rekrutmen ASN di tahun ini seharusnya ditutup pada 21 Juli lalu. Namun oleh Badan Kepegawaian Nasional diperpanjang hingga 26 Juli. “Perpanjangan tidak hanya Gunungkidul, tapi secara nasional dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi,” katanya.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan, adanya perpanjangan pendaftaran ASN, maka dilakukan perubahan jadwal tahapan dalam seleksi. Pihaknya sudah mengeluarkan pengumuman tentang penyesuaian tahapan jadwal seleksi.
Dia menjelaskan, usai pendaftaran ditutup maka dilanjutkan seleksi administrasi. Tahapan ini akan berlangsung hingga Jumat (30/7/2021) dan diumumkan maksimal pada 3 Agustus mendatang.
“Usai pengumuman ada masa sanggah terhadap hasil seleksi administrasi. Apabila ada yang keberatan maka akan diberikan jawaban terhadap sanggah administrasi ini,” katanya.
Menurut Drajad, tahapan rekrutmen ASN masih sebatas seleksi administrasi. Pasalnya untuk seleksi kemampuan dasar untuk CPNS dan seleksi bagi P3K guru dan non guru masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.