Skuad AS Piala Dunia 2026 Resmi Diumumkan, Ini Daftarnya
Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan, dipimpin Christian Pulisic dan Mauricio Pochettino.
Kegiatan vaksinasi masal bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Sleman di Halaman Gedung Dekranasda Sleman, Rabu (28/7/2021). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, SLEMAN- Satu persatu pelaku usaha diberbagai sektor mendapatkan vaksinasi Covid-19. Kali ini sekitar 1.000 orang pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Sleman mulai mendapatkan vaksinasi.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sleman Sri Purnomo mengatakan vaksinasi tersebut bertujuan mendukung target pemerintah untuk menvaksin 70% penduduk Indonesia agar tercapai herd immunity. Pemberian vaksin bagi pelaku IKM juga dimaksudkan agar roda perekonomian masyarakat mulai bergerak.
BACA JUGA : Percepat Vaksinasi, DIY Targetkan 70% Warga Divaksinasi pada September
"Kalau para pelaku IKM sudah divaksin diharapkan sektor ekonomi kembali terangkat di tengah pandemi. Semoga dengan vaksinasi ini para pelaku industri dapat kembali bangkit," katanya di sela kegiatan vaksinasi masal bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Sleman di Halaman Gedung Dekranasda Sleman, Rabu (28/7/2021).
Mantan Bupati Sleman ini mengatakan, Dekranasda Sleman memiliki anggota yang berasal dari sentra-sentra industri. Dia berharap agar masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan dengan mengenakan masker, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan.
“Selanjutnya bagi yang sudah divaksin untuk tertib melakukan vaksin dosis kedua, sehingga manfaat vaksin dapat maksimal,” katanya.
Kepala Disperindag Sleman Raden Rara Mae Rusmi Suryaningsih menjelaskan vaksinasi diberikan kepada 1.000 pelaku IKM. Vaksin yang digunakan jenis Sinovac. "Kami berharap kegiatan vaksinasi Covid-19 masal ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pelaku usaha selama menggerakkan perekonomian di masa pandemi," katanya.
BACA JUGA : Kadin DIY Pastikan Tak Ada Biaya Vaksinasi untuk Pekerja
Pelaku IKM di Sleman, kata Mae, sebanyak 17.000 sehingga masih dibutuhkan banyak kegiatan vaksinasi. Disperindag, lanjut Mae, akan bekerja sama dengan setiap kapanewon untuk melaksanakan vaksinai dengan target 3.000-5.000 pelaku IKM. "Nanti sisanya yang belum divaksin akan melakukan vaksinasi di Faskes wilayahnya masing-masing," paparnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 di Sleman sangat tinggi. Ia tidak menampik, masyarakat Sleman cukup antusias mengikuti program vaksinasi Covid-19.
Seluruh fasilitas kesehatan dipenuhi warga yang antre vaksin. Dia berharap agar warga yang mengikuti program vaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan yang ditentukan. Selain memakai masker dan mencuci tangan, peserta juga diminta untuk tidak berkerumun.
"Saat ini stok vaksin di POAK tinggal 100-an dosis dan yang menyebar di Faskes-Faskes sekitar 15.000 dosis," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan, dipimpin Christian Pulisic dan Mauricio Pochettino.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.